Meta merilis pembaruan perangkat lunak untuk kacamata pintar Ray-Ban Meta Smart Glasses. Fitur baru ini memungkinkan pengguna mengetik dengan gerakan tangan di udara, atau yang disebut air gestures.

Teknologi ini memperluas kemampuan interaksi tanpa sentuhan pada perangkat wearable berbasis augmented reality. Pengguna tidak lagi membutuhkan keyboard fisik atau layar sentuh konvensional.

>>> Apple Resmi Umumkan Agenda WWDC 2026 Fokus pada Pembaruan Teknologi AI

Cara Kerja Air Gestures

Sistem ini memanfaatkan sensor gerak dan pelacakan posisi tangan. Gerakan jari pengguna diterjemahkan menjadi input digital.

Pengguna cukup menggerakkan jari di udara seperti mengetik pada keyboard virtual. Keyboard tersebut ditampilkan melalui antarmuka kacamata pintar.

Pembaruan ini tersedia untuk perangkat Ray-Ban Display. Platform ini merupakan perangkat pengembangan smart glasses Meta yang fokus pada pengalaman visual dan interaksi berbasis AI.

Meta meningkatkan responsivitas antarmuka visual dan akurasi pelacakan gerakan tangan. Latensi saat pengguna melakukan gesture diminimalkan berkat kombinasi sensor, kamera internal, dan pemrosesan AI lokal.

Langkah ini menunjukkan fokus Meta dalam memperluas pengalaman komputasi spasial. Perusahaan menggabungkan elemen dunia nyata dengan antarmuka virtual.

Pengembangan teknologi wearable berbasis AI dan AR telah aktif dilakukan dalam beberapa tahun terakhir. Tujuannya mengurangi ketergantungan terhadap ponsel pintar.

Kacamata pintar Ray-Ban Meta merupakan hasil kolaborasi antara Meta dan Ray-Ban di bawah EssilorLuxottica. Produk ini awalnya hadir dengan fitur kamera, audio, dan asisten AI berbasis suara.

>>> Kronologi Kontroversi Perfect Crown: Byeon Woo-seok, IU, dan MBC Minta Maaf

Kini perangkat mendapatkan tambahan kemampuan multimodal seiring perkembangan AI generatif. Melalui kemampuan multimodal, perangkat dapat memahami konteks visual, gerakan, dan lingkungan sekitar secara real time.