Sistem pengetikan berbasis air gestures dirancang untuk memberikan input yang lebih natural. Pengguna bisa mengetik saat bergerak tanpa akses perangkat tambahan.

Implementasi teknologi serupa sudah lama dikembangkan di industri AR dan VR. Namun penerapannya pada perangkat ringkas menjadi tantangan karena keterbatasan daya dan ukuran sensor.

Selain Meta, Apple menggunakan sistem pelacakan mata dan gerakan tangan pada Vision Pro. Google dan Samsung juga mulai memperkuat platform extended reality berbasis Android.

Pengembangan Ray-Ban Display menjadi bagian penting dari roadmap wearable AI Meta. Perusahaan ingin membangun ekosistem perangkat yang lebih mandiri dan berbasis AI.

Integrasi Meta AI ke perangkat wearable terus diperluas. Fungsinya mencakup respons berbasis konteks visual, menerjemahkan objek, hingga membantu pencarian informasi langsung.

Pembaruan ini juga meningkatkan responsivitas antarmuka visual dan akurasi pelacakan gerakan tangan.

>>> Google Uji Paket Gmail Gratis dengan Kapasitas 5GB untuk Pengguna Baru

Meta meminimalkan latensi saat pengguna melakukan gesture di udara dengan memanfaatkan kombinasi sensor, kamera internal, dan pemrosesan AI lokal.