PT Chery Motor Indonesia memastikan model kendaraan listrik terbaru mereka, Chery Q, akan langsung dirakit secara lokal dengan skema completely knocked down (CKD) saat resmi meluncur di pasar otomotif Indonesia.

Keputusan ini diambil sebagai langkah konkret perusahaan dalam mendukung penguatan industri otomotif nasional.

>>> Toyota Sambut Positif Rencana Insentif Lebih Besar untuk Mobil Listrik Baterai Nikel

Presiden Direktur Chery Group Indonesia, Zeng Shuo, menegaskan bahwa seluruh lini produk yang dipasarkan di dalam negeri saat ini sudah diproduksi di pabrik lokal, termasuk Chery Q.

"Seperti produk Chery semuanya kita sudah produksi di sini ya, termasuk Chery Q ini ya," ujar Zeng Shuo.

Penerapan skema CKD oleh Chery didasari oleh potensi pembukaan lapangan pekerjaan yang lebih luas serta kontribusinya terhadap penguatan struktur industri kendaraan bermotor di Indonesia.

"Jadi semua model yang kami bawa ke Indonesia, semuanya sudah produksi di sini," kata Zeng Shuo.

Dukungan Pemerintah

Kebijakan strategis Chery dalam melokalisasi perakitan mobil listrik ini mendapatkan apresiasi positif dari Kementerian Perindustrian.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Setia Diarta, menyatakan dukungan penuh pemerintah terhadap inisiatif penyediaan kendaraan ramah lingkungan tersebut.

"Kami sangat mengapresiasi langkah yang diambil Chery Motor Indonesia serta dukungannya kepada pemerintah untuk dapat menghadirkan kendaraan ramah lingkungan," ujar Setia Diarta.

>>> BYD Indonesia Mulai Kirim M6 DM ke Konsumen Juni 2026

Langkah manufaktur ini dinilai menjadi kelanjutan nyata dari program pengembangan ekosistem kendaraan elektrifikasi yang sebelumnya telah diinisiasi oleh pabrikan asal China tersebut di Indonesia.

"Produksi Chery Q ini melanjutkan kesuksesan produk ramah lingkungan yang telah dihadirkan Chery Motor Indonesia melalui brand Chery maupun sister brand-nya," ucap Setia Diarta.