Siapakah Cherry Lai? Wanita yang Viral Karena Insiden Dugaan Kekerasan di Brandoville Studios Kini Viral di Twitter
@Adriandhy juga membagikan beberapa bukti yang memperkuat dugaan insiden tersebut. Salah satu topik yang dibahas adalah diskriminasi yang dialami oleh karyawan ketika mereka mengajukan cuti sakit atau meminta izin terkait urusan keluarga. Selain itu, terungkap pula adanya dugaan kekerasan verbal yang dilakukan tanpa alasan jelas. Karyawan disebut kerap dimarahi dengan kata-kata kasar dan dipermalukan di depan umum, menciptakan lingkungan kerja yang penuh tekanan.
Tidak hanya itu, Cherry Lai juga dituduh melakukan seksisme, terutama terhadap perempuan, ibu-ibu, serta karyawan yang sedang hamil. Tuduhan tersebut semakin memperburuk citra Lai di mata publik. Selain seksisme, ada pula dugaan penyalahgunaan kekuasaan, seperti memberikan surat peringatan baik lisan maupun tertulis kepada karyawan tanpa alasan jelas, bahkan memaksa beberapa karyawan untuk mengundurkan diri.
Kasus ini pun terus berkembang dan menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet. Banyak yang mengecam tindakan tersebut dan mendesak adanya tindakan lebih lanjut. Namun, di balik kontroversi ini, publik pun mulai bertanya-tanya, siapakah sebenarnya Cherry Lai?
Cherry Lai bukanlah sosok sembarangan. Ia diketahui pernah menjabat sebagai co-owner dari Brandoville Studios, sebuah perusahaan yang cukup dikenal dalam industri kreatif. Selain itu, Cherry juga adalah istri dari Ken Lai, CEO dari Brandoville Studios. Meski studio ini telah tutup pada pertengahan Agustus 2024, dampak dari dugaan kekerasan yang terjadi di dalamnya masih terasa hingga kini.
Penutupan studio tersebut tampaknya tidak menghentikan gelombang protes dan kecaman dari publik. Banyak mantan karyawan yang akhirnya memberanikan diri untuk berbicara dan mengungkapkan pengalaman mereka selama bekerja di bawah kepemimpinan Cherry Lai dan suaminya. Insiden ini pun terus mendapat perhatian, terutama dari komunitas kreatif yang mengecam segala bentuk kekerasan dan diskriminasi di tempat kerja.
Update Terbaru
Nike Bandung Rumahkan 4.000 Pekerja Akibat Pasokan Bahan Baku Terhambat
Kamis / 18-06-2026, 16:28 WIB
Transaksi QRIS Tumbuh 95,1 Persen pada Mei 2026, Didorong Perluasan Akseptasi Digital
Kamis / 18-06-2026, 16:28 WIB
BNPB: Banjir Luapan di Kapuas Hulu Berangsur Surut
Kamis / 18-06-2026, 16:28 WIB
PGN dan BRIN Kembangkan Minapadi Salin di Batang untuk Tingkatkan Ekonomi Pesisir
Kamis / 18-06-2026, 16:28 WIB
Wamen HAM serap masukan revisi UU HAM lewat uji publik di Unesa
Kamis / 18-06-2026, 16:28 WIB
Pabrik Sepatu Bandung Rumahkan 4.000 Pekerja Akibat Pasokan AS Tersendat
Kamis / 18-06-2026, 16:28 WIB
Meksiko Hadapi Korea Selatan di Piala Dunia 2026, El Tri Lebih Diunggulkan
Kamis / 18-06-2026, 16:28 WIB
Bank Indonesia Waspadai Dampak Konflik Timur Tengah terhadap Ekonomi Global
Kamis / 18-06-2026, 16:25 WIB
Samsung Galaxy A57: Desain Tipis 6,9 mm dan Bobot 179 Gram untuk Kenyamanan Harian
Kamis / 18-06-2026, 16:24 WIB
Portugal Ditahan RD Kongo, Ronaldo: Bukan Awal yang Kami Inginkan
Kamis / 18-06-2026, 16:24 WIB
Mendagri: 97 Persen Huntara Pascabencana Sumatera Sudah Terbangun
Kamis / 18-06-2026, 16:24 WIB
Ukraina Serang Kilang Minyak Moskow dengan Ratusan Drone
Kamis / 18-06-2026, 16:24 WIB
Polisi Ringkus Pencuri Perhiasan Bermodus Ritual Buka Aura di Jakbar
Kamis / 18-06-2026, 16:24 WIB
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Kebijakan Kendaraan Listrik
Kamis / 18-06-2026, 16:24 WIB






