Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menegaskan bahwa negaranya saat ini telah berada dalam situasi konflik langsung dengan pihak Iran.

Menurut pandangan pemerintah Ukraina, Teheran tidak lagi sekadar berstatus sebagai pendukung dalam pertempuran yang sedang berlangsung.

>>> Ekonom Sebut Keputusan BI Pertahankan Suku Bunga Tepat Hadapi Risiko Global

Negara tersebut dinilai sudah terlibat secara nyata karena mengirimkan berbagai pasokan persenjataan serta teknologi militer untuk kekuatan Rusia.

Kontribusi besar yang diberikan Teheran terhadap kemampuan tempur Moskow secara otomatis menjadikan mereka sebagai musuh bagi Kyiv.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh sang presiden ketika memberikan keterangan kepada media Sky News pada hari Selasa.

Bantuan yang mengalir sejak tahun pertama konflik tidak hanya berhenti pada pengiriman ribuan pesawat nirawak jenis Shahed.

>>> Lisandro Martinez Ungkap Alasan Argentina Membelakangi Panggung Juara Spanyol

Pemerintah Iran juga memberikan lisensi produksi khusus agar sistem persenjataan canggih tersebut dapat dibuat secara mandiri oleh Rusia.

Langkah strategis itu dipandang sudah lebih dari cukup untuk menyimpulkan bahwa peperangan terbuka telah terjadi antara Iran dan Ukraina.

Serangan-serangan yang dilancarkan lewat pasokan teknologi militer membuat pihak Kyiv menyimpulkan bahwa pertempuran sudah berlangsung secara efektif.

Meskipun demikian, Zelensky mengingatkan bahwa negaranya tetap harus bersikap hati-hati demi mencegah pembukaan front pertempuran baru yang lebih luas.

>>> Bocoran Huawei Nova 16 SE Siap Bawa Baterai 8.500mAh dan Layar 1,5K

Bersama Korea Utara, Iran kini dikategorikan sebagai pihak luar yang turut aktif menyerang Ukraina melalui jalur dukungan militer kepada Rusia.

Pernyataan keras ini mencuat hanya berselang beberapa hari usai klaim serangan terhadap sejumlah kapal di perairan Laut Kaspia.

Salah satu target dalam insiden tersebut dilaporkan merupakan kapal milik Iran yang kemudian memicu reaksi keras dari otoritas Teheran.

Ledakan di atas kapal sempat dilaporkan terjadi dan mengakibatkan satu orang pelaut tewas serta satu korban lainnya mengalami luka-luka.

>>> Suri Putri Tom Cruise Resmi Ubah Nama Belakang Jadi Noelle

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, langsung memberikan tanggapan tegas bahwa insiden tersebut tidak akan dibiarkan tanpa jawaban.