Iran menegaskan saat ini tidak sedang ingin berunding dengan Amerika Serikat menyusul peperangan yang kembali pecah.

Teheran menyatakan setiap pembicaraan di masa depan akan sangat bergantung pada perubahan sikap Washington.

>>> Penyidik Polri dan Swasta Diperiksa Terkait Perkara TPPU Febrie

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, membantah laporan yang menyebut negaranya meminta perundingan.

Baqaei menyebut klaim bahwa Iran telah meminta dialog hanyalah laporan semata.

Meski demikian, Baqaei mengakui pihak mediator kemungkinan sedang menyampaikan pesan di antara kedua negara.

>>> 3 Pemain Timnas Indonesia Dicoret dari Skuad Piala AFF 2026 Lawan Kamboja

Ia menegaskan Iran tetap memandang diplomasi sebagai sarana untuk melindungi kepentingan nasional.

Syarat utama dari Iran agar perundingan dimulai adalah Amerika Serikat harus menunjukkan perilaku yang lebih bertanggung jawab.

>>> Respon Airlangga Hartarto Soal Pengunduran Diri Perry Warjiyo

Baqaei menuduh Washington telah bertindak seperti kelompok mafia selama satu hingga dua tahun terakhir.

Tuduhan itu dilayangkan karena AS dinilai kerap mengabaikan aturan dan hukum internasional.

Di sisi lain, juru bicara militer Iran menyampaikan militer AS telah menghentikan serangan selama dua hari terakhir.

>>> Garuda Unggul di Babak Pertama, Ini Analisis Indonesia vs Kamboja

Operasi balasan dari pihak Iran juga dilaporkan telah dihentikan.