Kelompok milisi Houthi disebut berambisi untuk meniru strategi Iran dalam melakukan blokade maritim di kawasan strategis.

Menteri Luar Negeri Yaman Afrah Al Zouba menyatakan bahwa kelompok tersebut berencana menutup selat Bab Al Mandab demi menguasai Laut Merah.

>>> Rapor 5 Pemain Terbaik Timnas Indonesia Usai Gilas Kamboja 5-1

Pernyataan tersebut disampaikan Al Zouba saat berada di Kedutaan Besar Yaman yang terletak di Riyadh, Arab Saudi, pada hari Senin.

Menurutnya, langkah itu bertujuan untuk meniru model Iran yang dapat menutup dua selat utama sebagai gerbang penting menuju Teluk dan Laut Merah.

Kawasan perairan Laut Merah sendiri telah berubah menjadi medan konflik baru setelah terjadinya aksi saling serang antara Arab Saudi dan Houthi.

Sebelumnya, kelompok tersebut memang kerap melancarkan berbagai serangan menyasar kapal-kapal yang berafiliasi dengan Amerika Serikat serta Israel.

>>> IHSG Melemah di Awal Perdagangan, Peluang Rebound Terbuka

Ketegangan semakin meningkat setelah Arab Saudi meluncurkan serangan udara ke arah bandara Sana'a di wilayah Yaman pada pekan lalu.

Juru bicara Houthi Yahya Saree menyebut gempuran tersebut sebagai agresi terang-terangan yang membuat kesepakatan gencatan senjata informal gugur.

Sebagai respons balasan, Houthi meluncurkan operasi militer dengan menggempur bandara internasional Abha yang berada di wilayah Arab Saudi.

>>> Daftar Rating TV per Selasa, 28 Juli 2026: D'Academy 8 Final Tak Terkejar, Sinetron SCTV Kuasai Layar Kaca!

Pada tanggal 20 Juli, pihak Houthi secara resmi mengumumkan pemberlakuan blokade laut yang ditujukan khusus bagi negara Arab Saudi.

Embargo maritim tersebut dinyatakan sebagai tanggapan atas tindakan Saudi yang terus menyerang serta mengepung mereka selama hampir 12 tahun.

Sejumlah pejabat dari Saudi maupun negara Barat menduga konflik ini berpotensi membuka peluang terjadinya perang skala penuh.

Menanggapi situasi tersebut, Al Zouba menegaskan bahwa pemerintah Yaman yang sah telah siap menghadapi segala bentuk eskalasi.

>>> Penjelasan John Herdman Soal Rotasi Skuad Garuda di AFF 2026

Kendati demikian, dia menilai bahwa konflik yang sedang berlangsung saat ini sudah harus segera dihentikan melalui jalur damai atau cara lain.