Durian adalah buah tropis yang sangat populer di Indonesia, terutama saat musimnya tiba. Rasanya yang manis dan teksturnya yang lembut membuat banyak orang menyukainya.

Namun, di balik kelezatannya, durian sering dianggap sebagai pantangan karena dikhawatirkan dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah.

>>> Tampil Memukau di First Look Reacher Season 4, Agnez Mo dan Anggun C. Sasmi Siap Guncang Hollywood sebagai Antagonis

Benarkah Durian Mengandung Kolesterol?

Jawabannya adalah tidak. Berbagai sumber menyebutkan bahwa tidak ditemukan kandungan kolesterol dalam buah durian.

Meskipun durian mengandung lemak, lemak tersebut adalah lemak tak jenuh tunggal yang justru bermanfaat bagi tubuh.

Lemak tak jenuh ini dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah.

Jika dikonsumsi dalam jumlah yang sesuai, durian justru dapat membantu menjaga kesehatan jantung, pembuluh darah, dan kadar gula darah.

Dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi Universitas IPB, Ali Khomsan, menjelaskan bahwa durian bukanlah penyebab langsung kolesterol tinggi pada individu yang sehat.

"Jika Anda memiliki kolesterol tinggi, Anda tetap harus berhati-hati saat makan durian. Tetapi jika Anda sehat, durian tidak akan tiba-tiba memicu kolesterol tinggi," ujarnya.

Kandungan Nutrisi Durian

Durian kaya akan berbagai nutrisi penting.

>>> Misteri Kematian Sutrimo di Depan Klinik Kecantikan Kebayoran Baru: Polisi Usut Tuntas, Diduga Terkait Mantan Pejabat Kejagung

Dalam satu cangkir (243 gram) buah durian, terdapat kalori 357, karbohidrat 66 gram, lemak 13 gram, serat 9 gram, protein 4 gram, serta berbagai vitamin dan mineral seperti vitamin B6, vitamin C, folat, mangan, kalium, magnesium, niasin, riboflavin, tembaga, dan tiamin.

Durian juga mengandung senyawa polifenol dan flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan kuat, membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas dan mengurangi risiko penyakit degeneratif.