Pajak Mobil Listrik di Jakarta Segera Berlaku, Ini Bocorannya
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah menyiapkan kebijakan pengenaan pajak bagi kendaraan listrik.
Rencana ini muncul setelah anggaran daerah disebut kehilangan potensi pendapatan hingga Rp2 triliun akibat pembebasan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) untuk mobil listrik.
>>> Pencarian Speedboat Hilang yang Bawa 11 Turis Asing di Gorontalo Terus Dilakukan
Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Firdaus Ali, mengungkapkan bahwa pembahasan kebijakan ini sudah memasuki tahap matang. Evaluasi realisasi APBD Semester I 2026 menjadi dasar pertimbangan.
Menurut Firdaus, mobil listrik dinilai sudah cukup lama menikmati insentif. Kini saatnya mereka berkontribusi pada pendapatan daerah.
Skema Pajak Berdasarkan Harga
Pemprov DKI tidak akan menerapkan tarif pajak secara seragam. Firdaus menjelaskan bahwa tarif PKB akan disesuaikan dengan harga atau nilai kendaraan.
Mobil listrik dengan harga di bawah Rp150 juta tetap dibebaskan dari pajak. Sementara untuk harga di atas itu, tarifnya bervariasi.
“Nanti kita akan berikan kelas, harganya berapa. Mungkin dia akan bebas kalau misalkan di bawah Rp150 juta.
Di atas Rp150 juta sampai misalkan Rp400 juta nanti akan dikenakan misalkan 40 persen.
>>> Deteksi Risiko Stroke dengan Inovasi Arteri pada Cip Terbaru 2026
Lalu kemudian di atas misalkan mobilnya ada mobil Mercy gitu kan nanti akan dikenakan ya 75 persen dari pajak semestinya,” ujar Firdaus.
Meski dikenakan pajak, tarif PKB mobil listrik tetap lebih rendah dibandingkan mobil konvensional. Hal ini untuk menjaga insentif bagi pengguna kendaraan rendah emisi.
Alasan di Balik Kebijakan
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, Lusiana Herawati, menyoroti pertumbuhan pesat populasi mobil listrik di Jakarta.
Data menunjukkan 63 persen dari total mobil listrik di Indonesia terdaftar di ibu kota.
“Jadi PKB ini khususnya PKB dan BBNKB, pertumbuhan kendaraan listrik di Jakarta sampai dengan triwulan II ini sudah 33 persen,” kata Lusiana dalam acara Jakarta Budget Talks.
Selain itu, Lusiana mengungkapkan bahwa 78 persen pemilik mobil listrik memiliki kendaraan lain di rumah.
>>> Cara Mudah Dapat Saldo Dana Rp85.000 Lewat Aplikasi Penghasil Uang 2026
Hal ini membuat kebijakan pembebasan pajak dinilai perlu ditinjau ulang agar lebih tepat sasaran.
Update Terbaru
Kronologi Amanda Manopo Rugi Rp3 M hingga Polisikan Eks Staf
Sabtu / 25-07-2026, 18:16 WIB
Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
Sabtu / 25-07-2026, 18:16 WIB
Link Resmi Login Sulingjar 2026 dan Cara Lengkap Mengisi Survei
Sabtu / 25-07-2026, 18:16 WIB
5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Sabtu / 25-07-2026, 18:15 WIB
Cara Cek PIP Lewat HP 2026, Ketahui Status Penerima dan Jadwal Pencairan
Sabtu / 25-07-2026, 18:15 WIB
99 Nama Bayi Laki-Laki Arti Rezeki 2-3 Kata beserta Artinya
Sabtu / 25-07-2026, 18:14 WIB
Synergy Solusi Luncurkan Aplikasi AI untuk Identifikasi Regulasi K3 dan Lingkungan
Sabtu / 25-07-2026, 18:14 WIB
Rocky Gerung: Bung Karno Ingin Jadi Ireng yang Tidak Menjadi Londo
Sabtu / 25-07-2026, 18:14 WIB
Peserta Tax Amnesty yang Tak Pulangkan Aset Bakal Diperiksa Pajaknya, Menkeu Pasang Tenggat hingga Akhir 2026
Sabtu / 25-07-2026, 18:14 WIB
BNI Bantah Minta Siswa PIP Datang ke Cabang Pakai Ambulans
Sabtu / 25-07-2026, 18:14 WIB
Kill Team Exodite: Kampanye Koperasi yang Lebih Menarik dari Dinosaurus
Sabtu / 25-07-2026, 18:11 WIB
Trump Sampaikan Pidato Kritis di Makan Malam Wartawan Gedung Putih yang Dijadwalkan Ulang
Sabtu / 25-07-2026, 18:11 WIB
Burger King Luncurkan Peran Your Way Champion dan Whopper Guarantee di AS
Sabtu / 25-07-2026, 18:11 WIB
3 Klub Asing Tiba di Indonesia untuk Piala Presiden Elite 2026, Panitia Apresiasi Dukungan Imigrasi
Sabtu / 25-07-2026, 18:08 WIB







