Tiga klub asing peserta Piala Presiden Elite 2026 telah tiba di Indonesia.

Kedatangan Port FC, Tampines Rovers, dan DPMM FC berjalan lancar berkat dukungan Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum.

>>> Arsenal Gunakan Jalur Agen untuk Datangkan Bruno Guimaraes, Newcastle Mulai Gerah

Panitia Pelaksana Piala Presiden Elite 2026 menyampaikan apresiasi atas dukungan Imigrasi. Proses kedatangan tiga klub dari Asia Tenggara tersebut berlangsung sesuai prosedur.

Port FC dari Thailand, Tampines Rovers dari Singapura, dan DPMM FC dari Brunei Darussalam menjadi klub asing yang ambil bagian.

Mereka bergabung dengan lima klub Indonesia dalam turnamen pramusim internasional ini.

Koordinasi antara panitia dan Direktorat Jenderal Imigrasi dilakukan sejak pengurusan visa hingga kedatangan delegasi. Pemeriksaan keimigrasian dan penerimaan tim berjalan sesuai prosedur.

DPMM FC menjadi klub asing pertama yang tiba di Indonesia pada 22 Juli 2026.

Tampines Rovers menyusul pada 23 Juli 2026, dan Port FC datang pada 24 Juli 2026.

Port FC berstatus sebagai juara bertahan Piala Presiden 2025.

Ketua Panitia Pelaksana Turnamen Piala Presiden Elite 2026, Tsamara Amany, menilai kelancaran ini menunjukkan sinergi antara penyelenggara dan pemerintah.

"Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Direktur Jenderal Imigrasi beserta seluruh jajaran atas dukungan, koordinasi, dan pelayanan yang profesional.

>>> Berapa Lama Kucing Mengingat Pemiliknya? Fakta yang Mengejutkan

Kelancaran proses keimigrasian memberikan rasa nyaman bagi delegasi dan mencerminkan kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah turnamen internasional," ujar Tsamara.

Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum, Hendarsam Marantoko, menyambut baik apresiasi tersebut. Ia memastikan pihaknya berkomitmen mendukung penyelenggaraan agenda internasional di Indonesia.

"Kami berkomitmen memberikan pelayanan keimigrasian yang cepat, profesional, dan sesuai ketentuan. Semangat 'Imigrasi untuk Rakyat' menjadi landasan kami dalam mendukung suksesnya ajang internasional di Indonesia," kata Hendarsam.