2 Supertanker China Bawa Minyak Saudi Lolos dari Kepungan Houthi
Dua supertanker China yang membawa empat juta barel minyak Arab Saudi berhasil keluar dari Laut Merah melalui Selat Bab Al Mandab pada Kamis (23/7).
Menurut data pelayaran LSEG, kedua tanker itu lolos dari blokade pengiriman minyak Saudi yang dilakukan milisi Houthi di Yaman, sementara kapal-kapal Saudi lainnya diserang.
>>> PTBA Catat Penjualan Batu Bara 21,1 Juta Ton pada Semester I 2026
VLCC Xin Long Yang berbendera Singapura sempat memutar balik dan berhenti di tengah Laut Merah pada Selasa (21/7), lalu melanjutkan perjalanan ke selatan pada Rabu (22/7) malam.
Kapal VLCC Cosnew Lake berbendera China menyusul, sehingga kedua kapal tanker tersebut keluar dari Laut Merah pada Kamis (23/7) malam.
Kapal Xin Long Yang menuju Pelabuhan Qinzhou di Provinsi Guangxi selatan, sementara Cosnew Lake diperkirakan menurunkan muatan di Pelabuhan Huizhou di Provinsi Guangdong, China selatan.
Kedua kapal mengindikasikan melalui pemancar sistem identifikasi otomatis bahwa ada awak kapal China dan mereka memuat minyak mentah di Pelabuhan Yanbu Arab Saudi awal pekan ini.
Sebelumnya Houthi mengumumkan telah menggelar operasi militer yang menargetkan dua kapal tanker minyak Saudi, yang disebut melanggar blokade.
Menurut data LSEG, 27 kapal termasuk lima tanker minyak dan sebuah kapal pengangkut bahan bakar gas cair (LPG) melintasi Selat Bab Al Mandab pekan ini, turun dari 38 kapal pada hari sebelumnya.
>>> PTBA Catat Penjualan Batu Bara 21,1 Juta Ton pada Semester I 2026
Milisi Houthi Yaman mulai memaksa kapal-kapal di Laut Merah untuk ganti haluan agar tidak melewati Selat Bab Al Mandab.
Houthi sebelumnya mengumumkan akan memblokade kapal-kapal komersial dari dan ke Bab El Mandab yang terkait dengan Arab Saudi.
Dalam surel ke perusahaan pelayaran, Houthi mengatakan kapal dilarang memuat atau membongkar kargo di pelabuhan Saudi.
Mereka memperingatkan bahwa perusahaan mana pun yang terlibat dapat menjadi sasaran "di mana saja."
Pengumuman itu muncul sehari setelah Houthi menyatakan larangan pelayaran maritim terhadap Arab Saudi.
>>> Frenkie De Jong Cedera Lutut, Absen Bela Barcelona di Awal Musim
Langkah ini dapat membuka front baru melawan Amerika Serikat dalam konfliknya dengan Iran dan meningkatkan risiko terhadap pasokan energi global.
Update Terbaru
Chris Brown Mengaku Bersalah atas Serangan 2023 di London
Jumat / 24-07-2026, 20:35 WIB
Nanik S Deyang Berpotensi Diperiksa Kejagung di Kasus Korupsi MBG
Jumat / 24-07-2026, 20:34 WIB
Nilai Investasi Alphabet di Anthropic Melonjak Jadi Rp2.223 Triliun
Jumat / 24-07-2026, 20:34 WIB
Menguak Jejak Genetik Langka pada Populasi Terisolasi
Jumat / 24-07-2026, 20:30 WIB
Pemprov DKI Siapkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Total Sekolah
Jumat / 24-07-2026, 20:29 WIB
Hasto PDIP Minta NU Dijauhkan dari Politik Praktis Jelang Muktamar
Jumat / 24-07-2026, 20:29 WIB
Hari Kebaya Nasional, Wilsen Willim Rilis Koleksi Bareng Dian Sastrowardoyo
Jumat / 24-07-2026, 20:28 WIB
Finalis Puteri Indonesia Meriahkan Hari Kebaya Nasional dengan Trunk Show
Jumat / 24-07-2026, 20:27 WIB
Geely Coolray Tak Kejar Harga Murah, Fokus pada Teknologi dan Performa
Jumat / 24-07-2026, 20:27 WIB
Cara Mudah Mendapatkan Cuan Lewat Bot Telegram Signal 2193 yang Sedang Tren Tahun 2026
Jumat / 24-07-2026, 20:21 WIB
Kejutan, Justin Hubner Masuk Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF
Jumat / 24-07-2026, 19:59 WIB
Kebakaran Hutan Meluas, Spanyol Umumkan Darurat Nasional
Jumat / 24-07-2026, 19:59 WIB
Waketum MUI Peringatkan Koruptor soal Azab dan Siksa Pedih Neraka
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB
Setelah 22 Tahun, Sandara Park Akhirnya Ciptakan Musik Sendiri
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB







