5 Fakta Menyayat Hati Kasus Pembunuhan Anggota TNI di Tangerang: Kronologi, Detail Luka, hingga Peran 4 Tersangka yang Terkuak
Ukuran Teks
Suasana damai pagi hari di kawasan elit Kabupaten Tangerang, Banten, mendadak berubah mencekam seiring dengan penemuan jenazah seorang anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD). Arif Budi Sampurna, seorang Prajurit Dua (Prada) yang bertugas di Yon TP 804/Nabire, Papua, ditemukan tewas dalam kondisi yang sangat mengenaskan di pinggir Jalan Cluster Turqois, Pondok Hijau Golf, Kelapa Dua, pada Minggu (19/7/2026) pagi.
Kasus yang mengguncang publik ini kini tengah ditangani secara intensif oleh Polres Tangerang Selatan. Hingga saat ini, kepolisian telah menetapkan empat orang warga sipil sebagai tersangka, dengan peran masing-masing yang mulai terkuak ke permukaan.
Melalui penelusuran mendalam, berikut adalah lima fakta kunci yang dirangkum untuk memberikan gambaran utuh mengenai kasus tragis ini, mulai dari kronologi penemuan, detail kondisi korban, hingga peta peran para pelaku yang diduga kuat melakukan aksi keji tersebut.
1. Penemuan Mencekam di Pagi Hari: Pengakuan Saksi Mata
Momen penemuan jenazah ini diawali oleh kesaksian seorang warga setempat bernama Jihan, yang sedang menjalani rutinitas olahraga pagi bersama temannya. Dari kejauhan, Jihan sempat mengira pria yang tergeletak di tepi jalan tersebut hanya sedang beristirahat atau tertidur.
Namun, dugaan itu buyar setelah seorang penjaga taman memberikan informasi yang mengejutkan. "Saya sama teman lagi jalan muter. Dari jauh kelihatan seperti ada orang tidur. Kami sempat mau pulang, lalu ada penjaga taman bilang, 'ini sudah enggak ada (meninggal)'," ujar Jihan saat ditemui di lokasi kejadian, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, pada Selasa (21/7/2026).
Pengakuan tersebut membuat Jihan dan temannya tersentak. Saat ia memberanikan diri untuk melihat lebih dekat, ia menyadari bahwa pria muda tersebut telah menghembuskan napas terakhirnya. Jihan menggambarkan korban sebagai pria muda yang berpostur tinggi dan berwajah tampan. Menariknya, ia tidak melihat adanya luka luar yang berdarah-darah saat itu.
"Kalau luka saya enggak tahu, sudah bersih sih. Bajunya juga putih bersih. Badannya sudah kuning," tutur Jihan dengan nada bergetar. Ia menambahkan bahwa kehadiran aparat kepolisian yang sudah sigap di lokasi semakin memperkuat suasana mencekam yang ia rasakan saat itu.
Editor: Hasyim Wijaya
Update Terbaru
Lava Virat V1 5G dan Virat V1 Resmi Meluncur, Bawa Baterai Besar dan Layar 120Hz
Jumat / 24-07-2026, 13:32 WIB
Shin Tae-yong Kena Sanksi Berat KFA Akibat Dugaan Kekerasan
Jumat / 24-07-2026, 13:19 WIB
Gajah Tunggal Siapkan GitiXcursion RT Ban SUV untuk Berbagai Medan di GIIAS 2026
Jumat / 24-07-2026, 13:19 WIB
BPNT Tahap 3 Juli 2026 Cair Mulai 20 Juli, Ini Jadwal dan Cara Cek Status
Jumat / 24-07-2026, 13:19 WIB
Cara Cek BPNT Tahap 3 Juli 2026, Jadwal Pencairan dan Syarat Penerima
Jumat / 24-07-2026, 13:15 WIB
Kejagung Siap Jemput Paksa Febrie Adriansyah Jika Tak Penuhi Panggilan
Jumat / 24-07-2026, 13:15 WIB
Indonesia Kecam Serangan di Laut Merah, Kemlu: Langgar Hukum Internasional
Jumat / 24-07-2026, 13:15 WIB
Makna Gugurnya Dakwaan dr. Tifa: Kemenangan Prosedural dan Pelajaran bagi Negara
Jumat / 24-07-2026, 13:15 WIB
DPR Panggil Kemendiktisaintek Bahas Pendirian Universitas Republik Indonesia
Jumat / 24-07-2026, 13:15 WIB
Pixel Watch 5 Terdaftar di Google Play Console dengan RAM 3GB dan Chip Qualcomm SW5100
Jumat / 24-07-2026, 13:14 WIB
Xiaomi Rilis Patch Keamanan Juli 2026 untuk 58 Perangkat
Jumat / 24-07-2026, 13:14 WIB
Ramalan Zodiak Cinta 24 Juli: Virgo Kontrol Emosi, Aquarius Kesabaran Diuji
Jumat / 24-07-2026, 13:14 WIB
Suri Cruise Mulai Karier Akting, Tampil di Teater Shakespeare
Jumat / 24-07-2026, 13:14 WIB
UGM Luncurkan Mobil Balap Listrik Surasakti AF-06, Bertenaga 104,6 HP
Jumat / 24-07-2026, 13:14 WIB







