Pertamina Bersih-bersih QR Code MyPertamina, 1,5 Juta Data Kendaraan Divalidasi
Pengguna BBM subsidi yang mendapati barcode MyPertamina mendadak hilang tidak perlu panik. PT Pertamina Patra Niaga buka suara terkait fenomena tersebut.
Hilangnya barcode bukan sekadar bug aplikasi, melainkan bagian dari pembersihan besar-besaran data kendaraan yang tengah digencarkan perusahaan.
>>> Jadwal Bioskop Trans TV 25 - 26 Juli 2026
Validasi Ulang untuk Subsidi Tepat Sasaran
Pertamina melakukan validasi ulang untuk memastikan subsidi Pertalite dan Biosolar benar-benar jatuh ke tangan yang berhak. Langkah ini menyusul temuan ribuan liter BBM subsidi disedot oknum nakal.
Director of Regional Marketing PT Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, menjelaskan bahwa langkah ini adalah upaya perbaikan sistem registrasi agar lebih akurat.
"Selain melakukan pembinaan terhadap lembaga penyalur, kami juga melakukan perbaikan dari sistem dan registrasi pengguna atau validasi terhadap kendaraan yang ada di sistem Subsidi Tepat MyPertamina," ujar Eko dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi XII DPR RI, (22/7).
Pertamina mengklaim telah melakukan cleansing data terhadap sekitar 1,5 juta kendaraan sejak program Subsidi Tepat dimulai.
Proses ini mencakup perbaikan data tidak valid, perubahan identitas kendaraan, hingga verifikasi ulang di sistem.
Langkah ini menindaklanjuti rekomendasi dari Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan (Irjen Kemenkeu) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Pemblokiran Kendaraan Nakal
Selain verifikasi, Pertamina juga memblokir akses bagi pengguna yang terindikasi nakal. Sejak 2023, hampir 307.000 kendaraan telah diblokir dari sistem Subsidi Tepat.
Pemblokiran dilakukan berdasarkan temuan di lapangan, baik dari pengawasan BPH Migas, aparat penegak hukum, maupun sistem internal Pertamina.
Kendaraan yang terbukti melakukan kecurangan atau penyalahgunaan BBM PSO langsung diblokir.
"Setiap ada temuan di lapangan, hasil pengawasan yang dilakukan BPH Migas, aparat, maupun pengawasan internal kami di lembaga penyalur, kami melakukan blokir terhadap data yang dianggap fraud dan terbukti menyalahgunakan BBM PSO," tegas Eko.
Imbauan bagi Pengguna MyPertamina
Dengan kebijakan ini, Pertamina berharap penyaluran BBM bersubsidi bisa lebih terkontrol. Jika barcode hilang, kemungkinan data kendaraan sedang dalam proses verifikasi ulang.
Pengguna disarankan memantau notifikasi di aplikasi MyPertamina atau melakukan pendaftaran kembali jika diminta.
Update Terbaru
Remaja Guinea Tewas Usai Dipenjara karena Mencontek Saat Ujian
Jumat / 24-07-2026, 12:28 WIB
3 Kulkas Sharp 2 Pintu Termurah yang Hemat Listrik dan Anti Bau
Jumat / 24-07-2026, 12:28 WIB
Microsoft Uji Coba Streaming Game Xbox dengan Iklan untuk Game Milik Pemain
Jumat / 24-07-2026, 12:25 WIB
Rahasia Berkebun di Tengah Kota dari Tani Kota Sejati-58 Kebagusan
Jumat / 24-07-2026, 12:25 WIB
5 Warna Rambut yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang, Wajah Jadi Fresh dan Gak Kusam
Jumat / 24-07-2026, 12:25 WIB
Pemain Keturunan Surabaya di VfB Stuttgart Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia
Jumat / 24-07-2026, 12:19 WIB
Shin Tae-yong Blak-blakan: Persija Belum Ideal Jelang Piala Presiden 2026
Jumat / 24-07-2026, 12:19 WIB
Cara Cek Bansos Kemensos Lewat HP Pakai NIK KTP Secara Online
Jumat / 24-07-2026, 12:19 WIB
Cek Bansos PKH 2026 Tahap 3 Lewat HP Tanpa Aplikasi, Cukup Pakai NIK KTP
Jumat / 24-07-2026, 12:15 WIB
Panin Dai-ichi Life Integrasikan Layanan Prodia di Aplikasi Connect
Jumat / 24-07-2026, 12:15 WIB
30 Perusahaan China Jajaki Investasi di RI, Potensi Kerja Sama Tembus Rp35,7 Triliun
Jumat / 24-07-2026, 12:15 WIB
Sandiaga Uno Investasi di MUTU, Bidik Peluang Ekonomi Hijau
Jumat / 24-07-2026, 12:15 WIB
Ombudsman: Pelayanan Publik Komdigi Bebas Maladministrasi Dua Tahun Beruntun
Jumat / 24-07-2026, 12:15 WIB







