Bahaya Obat Tramadol, Efeknya Dinilai Lebih Besar dari Manfaat
Rata-rata peserta berusia 58 tahun dengan rentang usia 47 hingga 69 tahun.
Sebagian besar penelitian menggunakan tramadol dalam bentuk tablet, sementara satu penelitian menggunakan krim oles.
Durasi pengobatan berlangsung antara dua hingga 16 minggu dengan masa tindak lanjut tiga hingga 15 minggu.
Manfaat Tramadol Dinilai Sangat Terbatas
Hasil gabungan dari seluruh penelitian menunjukkan bahwa tramadol memang mampu mengurangi nyeri.
Namun, tingkat penurunannya tergolong kecil dan tidak mencapai batas yang dianggap bermakna secara klinis.
Temuan yang paling mengkhawatirkan justru berkaitan dengan peningkatan risiko efek samping serius.
>>> Samsung Galaxy Z Fold8 dan Z Flip8 Resmi Rilis, Ini Harga di Indonesia
Delapan uji klinis yang memantau keamanan obat selama tujuh hingga 16 minggu menemukan bahwa pengguna tramadol memiliki risiko hampir dua kali lipat mengalami efek samping serius dibandingkan kelompok plasebo.
Peningkatan risiko tersebut terutama berasal dari kejadian gangguan jantung, seperti nyeri dada, penyakit arteri koroner, hingga gagal jantung kongestif.
Selain itu, penggunaan tramadol juga dikaitkan dengan peningkatan risiko beberapa jenis kanker.
Meski demikian, peneliti mengingatkan bahwa temuan ini masih perlu ditafsirkan secara hati-hati karena durasi pengamatan dalam penelitian relatif singkat.
Efek Samping yang Lebih Sering Muncul
Selain efek samping serius, tramadol juga lebih sering menyebabkan keluhan ringan hingga sedang.
Beberapa efek samping yang paling banyak dilaporkan meliputi mual, pusing, sembelit, dan mengantuk.
Para peneliti juga mengakui bahwa sebagian hasil penelitian memiliki risiko bias yang cukup tinggi.
Kondisi tersebut berpotensi membuat manfaat tramadol terlihat lebih besar, sementara dampak buruknya justru tampak lebih kecil daripada kenyataannya.
Peneliti turut menyoroti besarnya dampak penggunaan opioid terhadap kesehatan masyarakat dunia.
Update Terbaru
BEI Pantau Lonjakan Saham MPRO Milik Dato Sri Tahir, Investor Diimbau Waspada
Kamis / 23-07-2026, 11:43 WIB
Pengamat dan DPR Kompak Dukung Pemangkasan BUMN, Dinilai Penting Selamatkan Bisnis Negara
Kamis / 23-07-2026, 11:43 WIB
iQOO Neo 11S Bocor: RAM, Penyimpanan, dan Pilihan Warna Sebelum Peluncuran Agustus
Kamis / 23-07-2026, 11:42 WIB
Nah Kai Viral Jadi Model Video Klip Jennie BLACKPINK, Namanya Mirip Mantan
Kamis / 23-07-2026, 11:42 WIB
Amazon PHK Karyawan Lagi, Divisi AGI Jadi Sasaran
Kamis / 23-07-2026, 11:42 WIB
Galaxy Z Flip8 & Fold8 Ultra Jadi HP Samsung Pertama dengan Android 17
Kamis / 23-07-2026, 11:42 WIB
Menhan Tinjau Proyek Mobil Nasional, Subang Disiapkan Jadi Basis Produksi EV
Kamis / 23-07-2026, 11:42 WIB
Max Muncy Samai Rekor Home Run Ron Cey di Los Angeles Dodgers
Kamis / 23-07-2026, 11:41 WIB
Modus Licik Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya: Rangkap 3 Jabatan, Pakan Satwa Dimark-up, Negara Rugi Rp10 Miliar!
Kamis / 23-07-2026, 11:41 WIB
Cunningham dan Griner Reuni Sebelum Fever Hadapi Sun
Kamis / 23-07-2026, 11:41 WIB
Cole Hauser dan Kelly Reilly Bicara Tantangan Kreatif di Dutton Ranch
Kamis / 23-07-2026, 11:36 WIB
Dallas Wings Hadapi Portland Fire di Laga Reguler
Kamis / 23-07-2026, 11:36 WIB
Pejabat Louisiana Desak Penyelidikan Usai Tuduhan terhadap Jaksa Agung Dibatalkan
Kamis / 23-07-2026, 11:35 WIB
BI Tahan Suku Bunga 5,75%, Perluas Insentif Tarik Modal Asing
Kamis / 23-07-2026, 11:35 WIB







