3 PR Utama MBG Menanti Gebrakan Bos Baru BGN Sudaryono
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono resmi menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) setelah dilantik pada 22 Juli di Istana Negara.
Ia menggantikan Nanik S Deyang yang mengundurkan diri untuk menjalani perawatan penyakit di luar negeri.
>>> Wakapolri ke 282 Perwira Remaja Akpol: Bangun Integritas
Kehadiran Sudaryono dinilai membawa ekspektasi baru terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sejumlah ekonom menilai ada beberapa tantangan yang harus diselesaikan, bukan lagi memperluas cakupan program, melainkan membenahi tata kelola.
Konsolidasi Tata Kelola Jadi Prioritas
Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan INDEF M Rizal Taufikurahman mengatakan arah baru BGN seharusnya tidak lagi bertumpu pada perluasan jumlah dapur dan penerima manfaat.
Menurutnya, tantangan utama saat ini adalah memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar menghasilkan manfaat gizi yang optimal.
Rizal menilai latar belakang Sudaryono di sektor pertanian dapat menjadi modal penting untuk memperkuat integrasi rantai pasok pangan nasional.
Integrasi dengan petani, peternak, nelayan, koperasi, dan UMKM pangan dapat memperkuat sisi produksi sekaligus meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha di daerah.
Namun, integrasi tersebut baru bisa berjalan apabila fondasi tata kelola lebih dulu dibenahi.
Rizal mendorong pembentukan basis data tunggal penerima manfaat, audit menyeluruh terhadap dapur, standardisasi pemasok, mekanisme respons cepat atas kasus keracunan, serta indikator keberhasilan yang berorientasi pada dampak gizi.
>>> Panduan Cek Desil Kesejahteraan Bansos Kemensos, Lengkap dengan Penjelasan Desil 1 sampai 10
Tiga PR Utama yang Harus Dibereskan
Analis Senior ISEAI Ronny P Sasmita melihat arah baru BGN ditentukan oleh keberanian mengoreksi desain kelembagaan dan tata kelola program.
Ia menilai selama ini persoalan MBG tidak hanya pada aspek teknis pelaksanaan, tetapi juga desain kebijakan yang terlalu ambisius, rantai pasok yang lemah, dan tata kelola anggaran yang belum sepenuhnya akuntabel.
Update Terbaru
Eks Jampidsus Febrie Mangkir Pemeriksaan, Kejagung Akan Panggil Ulang
Kamis / 23-07-2026, 09:41 WIB
Harga Emas Antam Naik Rp5.000, Kini Rp2.640.000 per Gram
Kamis / 23-07-2026, 09:41 WIB
Purbaya: Penerimaan Bea Cukai Bisa Lebih Tinggi Jika Ada Bea Keluar Batu Bara
Kamis / 23-07-2026, 09:38 WIB
Roy Suryo Soroti Pertemuan Jokowi dengan 15 Teman Kuliah Jelang Sidang
Kamis / 23-07-2026, 09:38 WIB
5 Zodiak Paling Sering Ketagihan Balikan Sama Mantan
Kamis / 23-07-2026, 09:37 WIB
Film Live-Action High School Family: Kokosei Kazoku Umumkan 12 Pemeran Tambahan
Kamis / 23-07-2026, 09:31 WIB
Jack Whitehall Bawakan Acara Kompetisi Selebriti 'Nation's Dumbest'
Kamis / 23-07-2026, 09:29 WIB
Lexie Hull Kembangkan Bisnis Kosmetik dan Siap Menikah
Kamis / 23-07-2026, 09:29 WIB
Pengadilan Maryland Keluarkan Perintah Perlindungan untuk Chef TV Eric Adjepong
Kamis / 23-07-2026, 09:28 WIB
LA Galaxy Hadapi St. Louis City SC dalam Laga Krusial Wilayah Barat
Kamis / 23-07-2026, 09:28 WIB
Kisah Ajaib Vozinha di Piala Dunia 2026 Berakhir Manis dengan Masuk Best 11 FIFA
Kamis / 23-07-2026, 09:28 WIB
Iran Pamer Sistem Pertahanan Udara Baru di Tengah Perang dengan AS
Kamis / 23-07-2026, 09:28 WIB
30 Ucapan Hari Anak Nasional 2026 Penuh Doa dan Inspirasi
Kamis / 23-07-2026, 09:28 WIB
Gempa Magnitudo 2,7 Guncang San Leandro, California
Kamis / 23-07-2026, 09:26 WIB







