Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah mengidentifikasi sejumlah daerah yang mengalami kesulitan keuangan.

Pemetaan dilakukan dengan melihat kondisi keuangan daerah, termasuk posisi uang pemerintah daerah di perbankan dan pemanfaatannya.

>>> FIFA Rilis Tim Impian Piala Dunia 2026, Vozinha Jadi Kiper Pilihan Fans

"Kita memang periksa daerah-daerah mana aja yang enggak punya duit.

Kita lihat uang mereka di bank seperti apa, dipakai apa enggak," ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN Kita di Kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, Selasa (21/7).

Purbaya mengatakan pemerintah juga telah merumuskan besaran tambahan Transfer ke Daerah (TKD) untuk sejumlah daerah yang dinilai membutuhkan dukungan fiskal.

Namun, ia belum dapat mengungkapkan besaran maupun daftar daerah yang akan menerima tambahan TKD tersebut.

Menurut Purbaya, rencana tersebut masih harus mendapatkan persetujuan Presiden Prabowo Subianto.

Kemenkeu juga perlu berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri untuk memastikan daerah yang diusulkan memang membutuhkan tambahan dana dari pemerintah pusat.

>>> Galaxy Z Flip 8 Tidak Miliki Lapisan Anti-Pantul Seperti Z Fold 8

"Sekarang sih kita udah punya angka tertentu, tapi belum kita bisa umumkan karena saya mesti dapat izin dari Bapak Presiden dan juga komunikasi nanti dengan Kementerian Dalam Negeri betul enggak yang kita propose itu (nama-nama daerah).

Belum bisa saya beritahu sekarang," ujar Purbaya.

Sebelumnya, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam rapat dengan Komisi XI DPR RI pada 15 Juli 2026 mengatakan pihaknya sedang memetakan kondisi keuangan daerah di seluruh Indonesia secara satu per satu.

Suahasil menyatakan pemerintah tengah memproses rencana penambahan TKD bagi daerah tertentu secara selektif.

"Kita berharap nanti ketika kita melakukan ini, celah fiskal dan yang lainnya tetap menjadi perhatian. Jadi, semoga kita bisa melakukan dengan baik," ujar Suahasil.

>>> Samsung Galaxy Watch Ultra 2 Hands-on: Lebih Tipis, Baterai Besar, Layar Terang

Pada tahun ini, alokasi TKD sebesar Rp692,99 triliun menurun sekitar 24 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp919,9 triliun.