Menteri Dody Ambil Alih Langsung Persetujuan Cuti ASN Kementerian PU

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengambil alih langsung proses persetujuan izin cuti tahunan dan izin sakit seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementerian PU.
Langkah ini diambil setelah ditemukan indikasi banyaknya dokumen dan surat sakit palsu di lingkungan kementerian.
>>> 5 Kapal Induk Terbesar di Dunia: Raksasa Laut yang Mengagumkan
Kebijakan tersebut telah berjalan selama tiga bulan terakhir. Dody sengaja menerapkannya untuk membenahi tata kelola kedisiplinan pegawai yang dinilai serba terburu-buru.
"Terus saya kok merasa yang ada merasa enggak beres. Kalau kita nyetir mobil, kita anggap terlalu cepat, kan harus kita tarik rem dulu lah.
Ini saya tarik rem supaya semua lari ke saya. Kalau semua lari ke saya, kan saya bisa ngecek.
Ternyata izinnya banyak yang bodong," ujar Dody di Kantor Kementerian PU, Jakarta, Rabu (22/7/2026).
Dengan pengambilalihan wewenang ini, Dody dapat merespons temuan indikasi kecurangan secara cepat. Ia bisa langsung menerjunkan Inspektorat Jenderal (Irjen) untuk memeriksa.
"Izin bodong itu maksudnya surat sakit palsu, surat apa palsu. Kalau barang itu jatuh ke saya, kan saya bisa perintahkan Irjen untuk ngecek.
>>> Lemak Babi Ternyata Lebih Sehat dari Banyak Buah dan Sayur
Tapi kalau proses itu di bawah, kan saya enggak tahu," jelasnya.
Kendati demikian, Dody menegaskan bahwa kebijakan ini bersifat sementara.
Jika tata kelola dan sistem kedisiplinan perizinan sudah kembali tertib, hak persetujuan akan dikembalikan ke pejabat di bawahnya.
Dody mengakui perubahan aturan ini menambah beban kerjanya sebagai menteri. Namun, langkah tegas ini dinilai krusial demi membangun integritas, kejujuran, dan kualitas pegawai.
Terlebih lagi, Kementerian PU memegang peran strategis dalam mengelola alokasi anggaran negara bernilai besar setiap tahunnya.
"Ini dalam rangka saya membentuk ASN Kementerian PU yang lebih berkualitas, yang lebih berintegritas, yang lebih berakhlak.
>>> Bantal Gaming Switch 2: Aksesori Paling Aneh yang Pernah Diuji, Kini Diskon
Jangan lupa loh, PU itu tiap tahun mengelola ratusan triliun uang rakyat," pungkas Dody.
Update Terbaru
Calon Suami Ragukan Penculikan Jesslyn Wijaya, Akui Hubungan dengan Keluarga Tak Harmonis
Kamis / 23-07-2026, 03:41 WIB
Iran Diam-diam Kirim Pasukan Garda Revolusi ke Yaman, AS Tuding
Kamis / 23-07-2026, 03:40 WIB
Sudaryono Janji Hapus 'Rapat di Bawah Meja' di BGN: Indonesia Cerah, Tak Perlu Gelap-gelapan
Kamis / 23-07-2026, 03:37 WIB
Iran Ancam Blokir Ekspor Minyak Negara Timur Tengah Jika Perang dengan AS
Kamis / 23-07-2026, 03:36 WIB
Oppo Find X10 Series Bocor: Desain Kamera Baru dan Model Pro Max
Kamis / 23-07-2026, 03:36 WIB
Pria di Florida Gugat OpenAI, Klaim ChatGPT Hampir Membunuhnya dengan Saran Medis Berbahaya
Kamis / 23-07-2026, 03:14 WIB
Anbernic Rilis GBA SP Clone Baru Tanpa Thumbstick, Fokus pada Nostalgia Murni
Kamis / 23-07-2026, 03:14 WIB
Kode Anime Expeditions Juli 2026: Dapatkan Reroll Gratis, Permata, dan Lainnya
Kamis / 23-07-2026, 03:14 WIB
Putusan Pengadilan AS Lindungi Sementara Izin Kerja Penerima TPS
Kamis / 23-07-2026, 03:14 WIB
Crunchyroll Tambahkan Film Baru Assassination Classroom
Kamis / 23-07-2026, 03:11 WIB
Militer AS Hadapi Defisit Anggaran di Tengah Konflik dengan Iran
Kamis / 23-07-2026, 03:11 WIB
Napheesa Collier Kembali ke Minnesota Lynx Usai Operasi Pergelangan Kaki
Kamis / 23-07-2026, 03:10 WIB
Secret Service: Ancaman terhadap Pejabat AS Capai Rekor Tertinggi
Kamis / 23-07-2026, 03:08 WIB
Wabah Sickness Bug Landa Skuad West Ham Sebelum Laga Uji Coba
Kamis / 23-07-2026, 03:07 WIB







