Declutter Teknologi Besar-besaran: Berapa Banyak Sampah yang Sebenarnya Kita Beli?

Limbah elektronik atau e-waste menjadi masalah global yang kian serius.
Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa, pada 2022 jumlah perangkat elektronik yang dibuang setara dengan barisan truk yang bisa mengelilingi garis khatulistiwa.
>>> Samsung Galaxy Unpacked 2026: Z Fold 8 Ultra, Fold 8 Wide, dan Watch 9 Resmi Meluncur
Salah satu penyumbang terbesar adalah aksesori kecil yang selalu disertakan dalam kotak gadget baru. Seorang jurnalis teknologi, Tom Bedford, baru-baru ini merasakan langsung dampaknya saat melakukan declutter besar-besaran.
Setelah membawa sekarung besar kabel charger, kabel headphone, dan adaptor daya ke tempat daur ulang elektronik lokal, ia berharap produsen mulai mengurangi jumlah aksesori yang dijual bersama produk.
Tumpukan Aksesori yang Tak Pernah Digunakan
Bedford memutuskan untuk membersihkan lemari teknologinya saat pindah rumah.
Ia menemukan banyak perangkat review yang belum dikembalikan, kotak gadget sehari-hari yang tidak berguna, dan perangkat lain yang bisa disumbangkan.
Namun, yang paling mengejutkan adalah jumlah aksesori yang menumpuk. Setiap kotak gadget menyumbang setidaknya satu kabel charging, biasanya USB-A ke USB-C atau USB-C ke USB-C.
Beberapa kotak yang lebih tua bahkan masih menyertakan kabel micro USB.
Selain kabel, ada juga adaptor daya dan kabel audio 3,5 mm. Beberapa aksesori memang berkualitas baik, seperti kabel merah dari OnePlus.
Namun, sebagian besar terasa murah, pendek, dan mudah rusak.
Pertanyaannya, mengapa kabel-kabel ini tidak pernah dikeluarkan dari kotak? Jawabannya sederhana: kebanyakan orang tidak membutuhkan banyak kabel charging.
Bedford hanya menggunakan dua kabel secara rutin: satu untuk laptop dan tablet, satu lagi untuk ponsel dan earbud di samping tempat tidur.
Ia yakin sebagian besar orang hanya menggunakan satu atau dua kabel saja.
Update Terbaru
Saham Dell Melonjak Berkat Pertumbuhan Pendapatan AI Server yang Pesat
Rabu / 22-07-2026, 22:12 WIB
Otopsi Independen Nolan Wells: Penyebab Kematian Tidak Dapat Ditentukan
Rabu / 22-07-2026, 22:11 WIB
2K Resmi Umumkan Cover Athlete NBA 2K27 dan Tanggal Rilis September
Rabu / 22-07-2026, 22:11 WIB
Ted Lasso Kembali untuk Musim Keempat di Apple TV Plus
Rabu / 22-07-2026, 22:11 WIB
Air New Zealand Perbarui Kabin Boeing 777-300ER, Kursi Baru Lebih Ergonomis
Rabu / 22-07-2026, 22:10 WIB
Subang Jadi Lokasi Pabrik Motor dan Mobil Listrik Nasional
Rabu / 22-07-2026, 22:10 WIB
Mendagri Minta IPDN Jaga Sistem Rekrutmen Bersih dan Transparan
Rabu / 22-07-2026, 22:10 WIB
Wamensos: Pengelolaan Sarpras Kunci Keberhasilan Sekolah Rakyat
Rabu / 22-07-2026, 22:10 WIB
Etcheverry Hadapi Buse di Perempatfinal ATP Kitzbuhel
Rabu / 22-07-2026, 22:08 WIB
AYIMUN BSD Chapter 2026: Wadah Pelajar Indonesia Berlatih Diplomasi Internasional
Rabu / 22-07-2026, 22:08 WIB
Minat Investasi Co-Living Melonjak 40 Persen di Tengah Lesunya Properti
Rabu / 22-07-2026, 22:08 WIB
Harga Galaxy Z Fold 8 Ultra Mahal? Begini Cara Verizon Bantu Hemat
Rabu / 22-07-2026, 22:07 WIB
Samsung Galaxy Z Fold8, Z Fold8 Ultra, dan Z Flip8 Resmi Meluncur, Ini Spesifikasinya
Rabu / 22-07-2026, 22:07 WIB
Yusril Pastikan Abdul Karim Palestina Tak Diserahkan Siprus ke Israel
Rabu / 22-07-2026, 22:07 WIB







