Maskapai Israel, Israir, mengalami tiga kali insiden kerusakan pesawat di Bandara London Luton (LTN), Inggris, dalam kurun waktu kurang dari satu tahun.

Rentetan kejadian ini memicu kecurigaan kuat dari otoritas Israel akan adanya unsur sabotase.

>>> Houthi Yaman Paksa Kapal di Laut Merah Ubah Rute

Insiden terbaru terjadi pada Jumat (17/7/2026) dini hari.

Pesawat Israir nomor penerbangan 6H116 rute London Luton menuju Tel Aviv yang dioperasikan Airbus A320 berseri YR-ADC mengalami kerusakan akibat benturan dengan kendaraan penarik (tug) saat proses pushback.

Akibatnya, para penumpang tertahan di dalam kabin selama kurang lebih dua jam. Sistem pendingin udara (AC) mati, sehingga sejumlah penumpang membutuhkan bantuan medis.

Penerbangan akhirnya dibatalkan.

Kecurigaan Sabotase Bermotif Nasionalis

Otoritas penerbangan Israel menduga kerusakan tersebut dilakukan secara sengaja dengan motif nasionalis. Pemerintah Israel mendesak otoritas terkait di Inggris untuk menggelar penyelidikan menyeluruh.

Manajemen Israir mengkritik pengelola bandara setempat karena dianggap tidak melakukan investigasi secara tertib atas rangkaian insiden ini.

>>> Google Luncurkan Study Notebooks, Alat Belajar Berbasis AI yang Lebih Personal

"Sepengetahuan kami, tidak ada investigasi yang dilakukan secara tertib oleh manajemen bandara terkait rangkaian insiden ini," tuding pihak Israir dalam keterangannya.

Pasca-pembatalan, sebagian penumpang dialihkan ke hotel terdekat, sementara lainnya diatur ulang ke penerbangan lain. Penumpang yang menjalankan tradisi Sabat umumnya memilih bertahan di London sepanjang akhir pekan.

Meski demikian, rincian kerusakan pada dua insiden sebelumnya belum diungkapkan secara detail ke publik.

Kerusakan pada insiden terbaru ini diperkirakan tidak terlalu parah, karena pesawat sudah dapat kembali mengudara dalam waktu kurang dari 24 jam.

Israir hanya mengoperasikan lima penerbangan per minggu ke Bandara London Luton. Dengan tiga kali kerusakan dalam setahun, persentase kejadian tersebut dianggap tidak wajar oleh pihak Israel.

>>> T-Mobile Tawarkan Diskon Hingga $1.900 untuk Samsung Galaxy Z Fold 8 dan Z Fold 8 Ultra

Hingga kini, masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari otoritas penerbangan Inggris untuk memastikan apakah insiden ini murni kelalaian operasional atau sabotase sengaja.