Maskapai penerbangan Israel, El Al Israel Airlines, resmi menandatangani kontrak kerja sama dengan Starlink milik Elon Musk.

Layanan internet cepat tanpa biaya akan tersedia di dalam pesawat mulai tahun depan.

>>> Ruben Amorim Resmi Tukangi AC Milan Gantikan Massimiliano Allegri

Penyediaan Wi-Fi berkecepatan tinggi ini bertujuan menarik minat penumpang premium pada penerbangan jarak jauh. Kerja sama ini memungkinkan ratusan penumpang terkoneksi langsung secara bersamaan.

Detail nilai investasi kedua perusahaan tidak dipublikasikan ke publik.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi modernisasi armada Boeing milik El Al, termasuk pemanfaatan pesawat baru tipe 787 Dreamliner dan pemesanan Boeing 737 MAX untuk rute Eropa.

>>> Kylian Mbappe Cetak Dua Gol dan Rekor Baru untuk Prancis

Komitmen El Al pada Konektivitas

Chief Executive El Al, Levy Halevy, mengatakan integrasi teknologi Starlink merupakan langkah maju yang signifikan.

Hal ini memungkinkan pelanggan tetap terhubung di udara, menikmati streaming langsung, serta bekerja dan berkomunikasi tanpa gangguan.

Sistem internet Starlink beroperasi menggunakan ribuan satelit pada orbit rendah bumi. Menurut data perusahaan analisis broadband Ookla, kecepatannya beberapa kali lipat melampaui teknologi satelit geostasioner lama.

>>> Harga Emas Antam Stagnan di Rp 2.729.000 per Gram pada 16 Juni 2026

SpaceX selaku perusahaan induk Starlink tercatat telah mendaftarkan 11 pelanggan maskapai penerbangan baru sepanjang tahun 2026.