Kisah Yajuj dan Majuj yang dipenjarakan dalam tembok besi oleh Raja Zulqarnain hingga kini masih menjadi misteri.

Bangsa yang disebut sebagai pembuat kerusakan di bumi ini dikisahkan dalam Al-Qur'an surah Al Kahfi ayat 94-99 dan surah Al Anbiya ayat 96.

>>> Menkeu Purbaya: Potensi Pelonggaran APBN Jika Ketegangan AS-Iran Mereda

Dalam surah Al Kahfi, diceritakan bahwa Zulqarnain membuat tembok dari potongan besi yang dipanaskan lalu dituangi tembaga. Tembok itu tidak mampu didaki atau dilubangi oleh Yajuj dan Majuj.

Zulqarnain menyebutnya sebagai rahmat dari Tuhannya, namun akan hancur saat janji Tuhan tiba.

Tafsir Ibnu Katsir menjelaskan bahwa sebagian ulama berpendapat Yajuj dan Majuj adalah keturunan Yafis, kakek moyang bangsa Turki yang berwatak angkara murka.

Penyusunan potongan besi setinggi puncak bukit memunculkan beragam pendapat tentang lokasi pastinya.

Pendapat Ulama dan Penjelajah

Catatan Al-Idrisi menyebutkan ekspedisi Sallam pada era Khalifah al-Watsiq Billah mendeteksi wilayah berantakan di dekat Armenia hingga Rusia.

Rombongan Sallam menemukan lembah tertutup dinding besi di kawasan bernama Igu, yang diperkirakan berada di Asia Tengah.

Peta lama milik Al-Idrisi menempatkan posisi tersebut pada pegunungan gelap di bagian kiri-bawah daratan Eurasia.

>>> IHSG Menguat 4,12% ke Level 6.254,97 pada Senin

Sementara itu, Ibnu Batutah dalam Rihlah Ibn Bathuthah memperkirakan pegunungan pembatas berada di sekitar wilayah China.

Ibnu Batutah mendengar kabar bahwa dinding besar tersebut berjarak 60 hari perjalanan dari Bandar Zaitun atau Quanzhou.

Pendapat lain mengaitkan tembok tersebut dengan Babul Hadid atau Pintu Besi di dekat Tarmidz yang ditemukan arkeolog pada awal abad ke-15.

Ragam teori lokasi ini dirangkum dalam buku Estimasi Karakter Raj Dzulqarnain & Lokasi Dinding Penghalang Bimetal karya Adhitya Dwipayana Raspati.

Isyarat Keluarnya Yajuj Majuj

Terbukanya pembatas besi menjadi tanda eskatologis besar mengenai kedatangan hari kiamat yang diwaspadai umat Islam.

Rasulullah SAW telah memberikan peringatan bagi bangsa Arab mengenai ancaman kerusakan akibat jebolnya dinding tersebut.

Dalam hadits riwayat Shahih Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda, "Celaka bangsa Arab, gara-gara ancaman buruk yang benar-benar telah dekat.

>>> Bruno Fernandes Bangga Kembali Berjuang Bersama Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026

Pada hari ini dibuka dinding Yajuj Majuj seperti ini," sambil membuat tanda lingkaran antara kedua jarinya.