Google baru saja meluncurkan fitur Study Notebooks di platform Gemini, yang dirancang untuk membantu belajar dengan pendekatan yang lebih personal dan interaktif.

Berbeda dengan chatbot AI biasa yang langsung memberikan jawaban, Study Notebooks mengadopsi metode tutor sungguhan: menguji terlebih dahulu apa yang sudah diketahui pengguna, lalu fokus pada materi yang belum dikuasai.

>>> T-Mobile Tawarkan Diskon Hingga $1.900 untuk Samsung Galaxy Z Fold 8 dan Z Fold 8 Ultra

Cara Kerja Study Notebooks

Fitur ini tersedia secara global untuk akun pribadi pengguna berusia 18 tahun ke atas, dan saat ini hanya bisa diakses melalui browser.

Untuk memulai, buka aplikasi web Gemini, perluas sidebar kiri, dan buat notebook belajar baru. Kemudian tetapkan tujuan dan unggah materi kursus serta catatan kuliah.

Melalui kemitraan dengan The Princeton Review, Google menyediakan konten latihan SAT secara gratis.

GRE dan ACT juga akan menyusul pada musim panas ini, serta ujian JEE, NEET, dan ENEM di masa mendatang.

Gemini akan menguji pengguna sebelum mengajarkan apa pun. Kuis awal ini digunakan untuk memetakan area lemah dan menentukan topik mana yang perlu dipelajari lebih lanjut.

Setelah dasar diketahui, Gemini menghasilkan pelajaran interaktif dalam bentuk teks. Google berencana menambahkan diagram dan visualisasi interaktif di masa depan.

Personalisasi cukup baik di awal, namun saat pengguna beralih ke topik yang berdekatan atau meningkatkan kesulitan, adaptasi menjadi lebih tipis dan akhirnya berubah menjadi penjelasan umum.

Dashboard yang Melacak Kemajuan

Salah satu keunggulan Study Notebooks adalah dashboard persisten yang mengingat kemajuan belajar, tidak seperti chatbot biasa yang tidak mengenali pengguna dari sesi ke sesi.