79 Napi Berisiko Tinggi dari Lapas Makassar Dipindahkan ke Nusakambangan
Sebanyak 79 narapidana kategori risiko tinggi di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Makassar dipindahkan ke Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sulawesi Selatan, Mulyadi, mengatakan pemindahan ini merupakan bagian dari strategi penguatan sistem pengamanan pemasyarakatan.
>>> Timnas Spanyol Tiba di Madrid usai Juara Piala Dunia 2026
Seluruh narapidana yang dipindahkan merupakan warga binaan dengan berbagai perkara pidana. Mereka akan ditempatkan berdasarkan tingkat risiko agar pembinaan lebih efektif tanpa mengabaikan aspek keamanan.
"Langkah ini juga bertujuan menempatkan narapidana sesuai tingkat risikonya sehingga proses pembinaan dapat berlangsung lebih efektif, terukur, dan optimal," ujar Mulyadi dalam keterangannya, Senin (20/7).
Mulyadi menambahkan, keberhasilan pemindahan ini tidak terlepas dari sinergi seluruh petugas yang terlibat. Sinergi yang kuat menjadi kunci dalam mendukung terciptanya pemasyarakatan yang aman dan tertib.
>>> Rano Karno Minta Bank Jakarta Sediakan ATM di Seluruh Rusun DKI
Kepala Lapas Makassar, Gumilar Budirahayu, menyatakan narapidana yang terbukti melakukan pelanggaran disiplin, mengganggu keamanan dan ketertiban, atau memiliki risiko tinggi akan ditindak sesuai ketentuan, termasuk melalui pemindahan ke Nusakambangan.
Penempatan narapidana di lapas dengan tingkat pengamanan sesuai menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan proses pembinaan.
>>> GAME Masuk Administrasi dengan Utang £15,8 Juta, Laporan Sebut Digital Gaming dan Brexit
Bagi narapidana kategori high risk, pembinaan akan lebih optimal jika dilaksanakan di satuan kerja dengan sistem pengamanan dan program khusus seperti di Nusakambangan.
Update Terbaru
DPR Paripurna Penutupan Masa Sidang, Hampir Separuh Anggota Absen
Selasa / 21-07-2026, 12:36 WIB
DPR Sahkan UU Pusat Finansial Internasional Indonesia, Ini Isinya
Selasa / 21-07-2026, 12:35 WIB
Igor Tolic Dukung Timnas Indonesia Juara AFF 2026
Selasa / 21-07-2026, 12:35 WIB
Polisi Tangkap Lagi 4 Tersangka Pemerkosa Remaja Sampang, 10 Buron
Selasa / 21-07-2026, 12:35 WIB
Kronologi Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya Versi Keluarga
Selasa / 21-07-2026, 12:35 WIB
Penampakan Desa di Peru Porak-poranda Diguncang Dua Gempa Sekaligus
Selasa / 21-07-2026, 12:35 WIB
500 Ribu Turis Serbu Desa Terpencil Gegara Gerhana Matahari Langka
Selasa / 21-07-2026, 12:35 WIB
Prabowo: Danantara Kini Kelola Aset Lebih dari Rp17.960 Triliun
Selasa / 21-07-2026, 12:33 WIB
Ketua DPD: Pemerintah Komit Penuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat Daerah
Selasa / 21-07-2026, 12:33 WIB
Perbaiki Kaos Kaki saat Gol Torres, Simeone Dihujat Publik Argentina
Selasa / 21-07-2026, 12:33 WIB
Daftar 11 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK Sepanjang 2026
Selasa / 21-07-2026, 12:29 WIB
Hari Jadi ke-81, Pasar Rakyat dan Budaya Jateng 2026 Resmi Dibuka
Selasa / 21-07-2026, 12:29 WIB
IHSG Menguat 1,41% ke 6.319 pada Sesi I, 387 Saham Hijau
Selasa / 21-07-2026, 12:29 WIB
Polisi Duga Atlet Golf Jesslyn Wijaya Sudah Tak di Jakarta
Selasa / 21-07-2026, 12:29 WIB







