Pemerintah Provinsi Jawa Tengah merayakan Hari Jadi ke-81 dengan menggelar Pasar Rakyat dan Budaya (Pasar Raya) 2026.

Acara ini resmi dibuka di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT), Kota Surakarta pada Senin (20/7).

>>> IHSG Menguat 1,41% ke 6.319 pada Sesi I, 387 Saham Hijau

Pasar Raya 2026 berlangsung pada 20-31 Juli 2026.

Ratusan karya seni multi disiplin ditampilkan, termasuk pentas seni pertunjukan dengan 61 penyaji seni lintas daerah, 24 grup band, 100 karya seni lukis, 15 instalasi, dan tiga patung.

Selain itu, terdapat seni rakyat dan tradisional seperti 10 kelompok seni lesung, lima kelompok reog, dan lima kelompok barongsai.

Bazaar UMKM juga dihadirkan dengan 50 stan produk lokal kreatif serta wahana permainan.

Tujuan dan Harapan Penyelenggaraan

Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng, Sumarno, mewakili Gubernur Jateng menyampaikan bahwa gelaran ini bertujuan memberi kesempatan kepada seniman untuk menampilkan karyanya.

"Harapannya bisa dilihat dan dinikmati masyarakat, sehingga muncul rasa cinta terhadap budaya," ujar Sumarno pada pembukaan, Senin (20/7).

TBJT dipilih sebagai lokasi karena dinilai sebagai rumah yang inklusif bagi seniman dan budayawan Jateng. Sumarno berharap keterlibatan masyarakat dapat memicu semangat menjaga seni tradisional agar tidak punah.

>>> Polisi Duga Atlet Golf Jesslyn Wijaya Sudah Tak di Jakarta

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Jateng, Hanung Triyono, menambahkan bahwa TBJT merupakan ruang hidup bagi kebudayaan.

"Pasar Raya ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat kolaborasi lintas pihak," ujar Hanung.

Kepala Sub Bagian Umum Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Jateng, Marlia Yulianti Rosyidah, mengapresiasi komitmen Pemprov Jateng.

Ia menyebut langkah ini sejalan dengan upaya Kementerian Kebudayaan memperkuat ekosistem kebudayaan melalui revitalisasi ruang budaya dan Fasilitas Pemajuan Kebudayaan (FKP).

Marlia juga mengumumkan penetapan 38 Warisan Budaya Takbenda (WBTB) asal Jateng yang lolos penilaian tingkat nasional. Capaian ini diharapkan terus dihidupkan dan diwariskan kepada generasi penerus.

Seorang warga Surakarta, Rebecca Dian, yang datang bersama keluarganya, menilai wahana di Pasar Raya 2026 nyaman. "Permainan anak-anaknya keren dan tempatnya bersih.

>>> Pengunjung Wellnest Festival Vol.2 Nikmati Assisted Stretch Gratis

Yang penting itu areanya bersih. Kalau buat anak-anak jadi nyaman," pungkasnya.