Pejabat kesehatan New York City mengonfirmasi kematian ketiga akibat wabah penyakit Legionnaires di Upper East Side pada Minggu malam, 19 Juli 2026.

Total infeksi yang teridentifikasi mencapai 74 kasus. Delapan orang masih dirawat di rumah sakit, sementara 51 pasien telah berhasil dipulangkan.

>>> Legenda Sepak Bola Inggris Kevin Keegan Meninggal di Usia 75 Tahun

Komisaris Departemen Kesehatan dan Kebersihan Mental New York City, Dr. Alister Martin, menyampaikan duka cita atas kematian ketiga tersebut.

Kematian pertama diumumkan pada Jumat dan kematian kedua pada Sabtu. Data pengawasan menunjukkan penurunan infeksi baru yang berkelanjutan.

Penyebab pasti bakteri Legionella belum diketahui, namun upaya remediasi agresif pada menara pendingin gedung besar kemungkinan telah menetralkan sumber paparan awal.

>>> Mengapa Ponsel E-Ink Hisense Bukan Sekadar Keanehan

Departemen memerintahkan pemilik properti untuk menguras dan mendisinfeksi semua sistem pendingin yang hasil tesnya positif.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS menyatakan bahwa meskipun pneumonia berat ini dapat diobati, angka kematian mencapai 10% karena komplikasi medis.

Klaster ini masih terbatas di lingkungan Carnegie Hill dan Yorkville dalam kode pos 10028, 10075, dan 10128.

>>> Indonesia dan Chile Perkuat Kerja Sama Mineral Kritis dan Kesehatan

Pejabat kesehatan menyarankan siapa pun yang berada di tiga kode pos tersebut untuk mencari perawatan medis jika mengalami gejala mirip flu, karena gejala Legionnaires dapat muncul hingga 14 hari setelah paparan.