Hisense baru saja memperkenalkan ponsel A10 yang menggunakan layar E Ink 6,13 inci sebagai layar utamanya.

Ada juga panel LCD yang menempel secara magnetis di bagian belakang, namun layar E Ink-lah yang menjadi andalan.

>>> Indonesia dan Chile Perkuat Kerja Sama Mineral Kritis dan Kesehatan

Meski belum resmi diluncurkan secara global dan kemungkinan hanya beredar di China, ponsel ini sudah menarik perhatian banyak orang.

Bukan Barang Baru bagi Hisense

Hisense sebenarnya sudah beberapa kali merilis ponsel dengan layar E Ink.

Pada 2019, Hisense A6 hadir dengan layar AMOLED di depan dan E Ink di belakang.

Meski terlihat seperti barang aneh, ponsel tersebut unggul dalam tugas-tugas ringan seperti membaca.

Alternatif Membaca Tanpa E-Reader

Banyak orang menggunakan ponsel untuk membaca, meskipun ada e-reader khusus seperti Kindle.

Ponsel E Ink seperti Hisense A10 menawarkan layar yang ramah mata dan baterai tahan lama.

>>> Kakak Ariana Grande Beri Dukungan untuk Ricky Alvarez di Konser Brooklyn

Dengan aplikasi seperti Kindle atau Google Play Books, membaca menjadi sangat mudah.

Cocok untuk Pekerjaan Kantoran

Layar E Ink memiliki refresh rate rendah, sehingga kurang cocok untuk media sosial atau riset cepat.

Namun, untuk tugas yang membutuhkan pandangan lama seperti membaca email, spreadsheet, atau dokumen, layar ini sangat ideal.

Baterai yang irit juga memungkinkan layar menyala dalam waktu lama tanpa khawatir kehabisan daya.

Teman Bepergian yang Andal

Baterai ponsel E Ink sangat awet, sehingga cocok untuk perjalanan jauh.

Anda tidak perlu khawatir kehabisan baterai saat membutuhkan boarding pass atau navigasi.

>>> Ledakan di Depan Gedung Federal New York, Tersangka Ditangkap

Hisense A10 mungkin bukan ponsel terbaik untuk gaming atau editing foto, tapi bagi pengguna tertentu, ponsel ini bisa menjadi alternatif yang menarik.