Kemlu Tindak Lanjut Dugaan Penyanderaan Dua WNI di Myanmar
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menindaklanjuti laporan dugaan penyanderaan dua warga negara Indonesia (WNI) di Myanmar.
Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah menyampaikan dua WNI berinisial AE dan S dilaporkan disandera dengan tuntutan tebusan sebesar Rp200 juta.
>>> Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo soal Penetapan Tersangka
Kemlu RI dan Kedutaan Besar RI (KBRI) Yangon menerima laporan ini pada Rabu (15/7) dan langsung melakukan penelusuran.
Penelusuran dilakukan dengan berkomunikasi bersama pihak keluarga dan berbagai sumber informasi di lapangan.
"Berdasarkan informasi yang diperoleh, KBRI telah menerima indikasi lokasi keberadaan kedua WNI dimaksud," ungkap Heni dalam keterangan tertulis, Senin (20/7).
Pada 16 Juli 2026, KBRI Yangon menyampaikan nota diplomatik kepada Kemlu Myanmar untuk meminta bantuan penelusuran dan konfirmasi keberadaan kedua WNI.
Nota tersebut dilampiri salinan paspor kedua WNI yang bersangkutan.
"KBRI Yangon juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak di Myanmar untuk memperoleh informasi lebih lanjut serta menyiapkan langkah-langkah penyelamatan apabila keberadaan keduanya berhasil dikonfirmasi," kata Heni.
Pihaknya juga terus berkomunikasi dengan keluarga kedua WNI guna memperoleh informasi tambahan yang dapat mendukung proses penelusuran.
"Kementerian Luar Negeri akan terus berkoordinasi dengan otoritas Myanmar, kementerian/lembaga terkait di Indonesia, serta menyampaikan perkembangan lebih lanjut apabila terdapat informasi baru," ujar Heni.
Heni menuturkan kasus ini kembali menjadi pengingat akan tingginya risiko yang dihadapi WNI yang bekerja secara nonprosedural di kawasan Asia Tenggara, khususnya pada sektor online scam.
>>> Ilmuwan Ungkap Alasan Ilmiah di Balik Rambut Keriting
Berdasarkan pola yang berulang, para korban umumnya direkrut melalui tawaran pekerjaan dengan gaji tinggi di Thailand, seperti di sektor konstruksi, perhotelan, maupun pekerjaan lainnya.
Update Terbaru
Polisi Chicago Tahu Video Tamparan Suporter Cubs Saat Lagu Kebangsaan
Selasa / 21-07-2026, 07:42 WIB
Jenazah Nolan Wells Ditemukan Tak Jauh dari Lokasi Terakhir Dilihat
Selasa / 21-07-2026, 07:38 WIB
D4vd Minta Borgol Dilepas Saat Sidang Pendahuluan
Selasa / 21-07-2026, 07:38 WIB
Argentina Runner Up Piala Dunia 2026, Lionel Messi: Rasa Sakitnya Sesakit Itu!
Selasa / 21-07-2026, 07:38 WIB
Jennie BLACKPINK Rilis Single Solo Baru "Less than a Lover"
Selasa / 21-07-2026, 07:35 WIB
Harga Bensin Kembali Tembus $4 Per Galon Akibat Konflik Iran
Selasa / 21-07-2026, 07:35 WIB
PM Hungaria Tunjuk Grandmaster Catur Judit Polgar sebagai Plt Presiden
Selasa / 21-07-2026, 07:35 WIB
Prabowo Akui Baru Sadar Besarnya Persoalan Indonesia Setelah Jadi Presiden
Selasa / 21-07-2026, 07:35 WIB
Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo, Harta Tembus Rp3,29 Miliar
Selasa / 21-07-2026, 07:35 WIB
Kubu Ruben Onsu Pertanyakan Sikap Gio yang Tak Kunjung Minta Maaf
Selasa / 21-07-2026, 07:35 WIB
Prabowo: Peradaban Bisa Punah Tanpa Pangan
Selasa / 21-07-2026, 07:35 WIB
Dareu Luncurkan Mouse Gaming Ringan AE6 V2 Legend Edition dengan Sensor PixArt Kustom
Selasa / 21-07-2026, 07:33 WIB
Viral Pria Bawa Proposal Pernikahan Formal saat Temui Ortu Pacar di Makassar
Selasa / 21-07-2026, 07:33 WIB
Mahasiswa Bangladesh Ubah Baterai Laptop Bekas Jadi Mesin Tenaga Surya Pemurni Air
Selasa / 21-07-2026, 07:33 WIB







