Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus memperkuat operasional terminal di Aceh untuk mempercepat normalisasi distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM).

Langkah optimalisasi dilakukan di Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe dan Fuel Terminal (FT) Krueng Raya.

>>> Israel Resmi Dukung Argentina di Final Piala Dunia 2026, Netanyahu Sebut Milei Sahabat Sejati

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan penguatan operasional terminal menjadi langkah strategis meningkatkan keandalan distribusi BBM di Aceh.

Hal ini penting di tengah tingginya kebutuhan masyarakat.

“Kami terus mengoptimalkan operasional terminal sebagai tulang punggung distribusi BBM di Aceh. Berbagai langkah percepatan dilakukan agar proses penyaluran semakin efektif,” ujar Fahrougi.

Sebagai bagian dari optimalisasi, IT Lhokseumawe dan FT Krueng Raya meningkatkan jam operasional penyaluran BBM dari rata-rata 8 jam menjadi 14 jam per hari.

Penambahan operasional juga dilakukan pada hari Minggu.

Pertamina juga meningkatkan frekuensi pengiriman mobil tangki hingga sekitar 65 persen untuk mempercepat penyaluran BBM ke SPBU dan lembaga penyalur lainnya di berbagai wilayah Aceh.

Selain itu, dilakukan penyesuaian pola distribusi agar pasokan lebih cepat menjangkau wilayah yang membutuhkan.

Sejak 12 Juli 2026, IT Lhokseumawe turut memasok kebutuhan BBM ke wilayah Langsa dan Aceh Timur dengan rata-rata volume pengiriman mencapai 48.000 liter per hari.

>>> Lokasi Mojtaba Khamenei Bocor di Tengah Memanasnya Perang Iran-Amerika

Untuk wilayah Bireuen dan Pidie, Pertamina mengoptimalkan kolaborasi distribusi antara IT Lhokseumawe dan FT Krueng Raya.

Menurut Fahrougi, sinergi antar terminal menjadi kunci menjaga kelancaran distribusi BBM di Aceh.

Dengan mengoptimalkan kapasitas operasional masing-masing terminal, Pertamina dapat menyesuaikan pola distribusi secara lebih fleksibel sesuai kebutuhan di lapangan.

“Koordinasi dan sinergi antar terminal terus kami perkuat agar proses distribusi lebih responsif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat,” tambah Fahrougi.

Pertamina optimistis proses normalisasi penyaluran BBM di Aceh akan terus menunjukkan perkembangan yang semakin baik.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut juga terus memantau kondisi stok dan penyaluran BBM di seluruh Aceh.

Koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, Hiswana Migas, dan seluruh pemangku kepentingan diperkuat untuk memastikan distribusi energi tetap optimal.

>>> Intip Tanda-tanda Orang Cerdas Saat Memilih Baju, Nggak Asal Ikut Tren

Masyarakat diimbau tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan. Pertamina berkomitmen menjaga keandalan pasokan dan memberikan pelayanan terbaik agar kebutuhan energi masyarakat Aceh terpenuhi.