Meskipun skor IQ bukan satu-satunya tolok ukur kecerdasan, kebiasaan sehari-hari sering kali mencerminkan kemampuan kognitif seseorang. Menariknya, cara memilih pakaian pun bisa menjadi indikator.

Penelitian menunjukkan bahwa individu dengan kecerdasan di atas rata-rata memiliki karakteristik tertentu dalam berpakaian. Berikut adalah beberapa ciri yang sering terlihat.

>>> Romee Strijd Rayakan Ulang Tahun ke-31 dengan Foto Seksi

Ciri Orang Cerdas dalam Berpakaian

Orang cerdas cenderung tampil sederhana namun tetap berkelas.

Riset membuktikan mereka menyukai gaya busana simpel, seperti yang terlihat pada CEO dunia seperti Mark Zuckerberg dan Steve Jobs yang setia dengan 'seragam' harian.

Mereka lebih memilih tampilan minimalis ketimbang busana mencolok. Investasi pada pakaian berkualitas dianggap penting untuk membangun citra diri yang kuat.

Selain itu, mereka menyukai pakaian bergaya klasik.

Baik setelan jas berpotongan pas maupun perhiasan desain abadi, mereka tidak ragu merogoh kocek untuk barang mode yang tidak lekang waktu.

Dibanding mengejar tren musiman, mereka mengutamakan perpaduan estetika dan fungsi praktis. Hal ini menunjukkan kemampuan memperhitungkan pengeluaran jangka panjang dan perputaran tren.

Kenyamanan menjadi prioritas utama. Survei Unbound menunjukkan 81% orang menempatkan kenyamanan di atas harga atau tren.

>>> Stjepan Loncar Targetkan Juara Liga Indonesia Bersama Persija Jakarta

Individu ber-IQ tinggi lebih memilih sweater longgar atau setelan olahraga daripada celana jin ketat.

Bagi mereka, pakaian tidak nyaman hanya memecah konsentrasi dan mengganggu fokus kerja.

Orang cerdas juga gemar memakai warna-warna netral seperti hitam, abu-abu, putih, dan krem. Warna-warna ini dianggap memancarkan kesan elegan, cerdas, dan tenang.

Sebaliknya, warna terlalu terang dan mencolok dinilai bisa mengalihkan perhatian dari kapasitas diri yang sebenarnya.

Busana juga menjadi cerminan minat dan kreativitas.

Mereka menyesuaikan gaya berpakaian dengan isu atau bidang yang ditekuni, misalnya membeli baju ramah lingkungan karena peduli ekologi atau memakai kaus berlogo untuk menunjukkan kecintaan pada film tertentu.

>>> Kylian Mbappe Jauhi Lionel Messi dalam Perburuan Top Skor Piala Dunia 2026

Kaum intelektual menggunakan pakaian sebagai media ekspresi diri secara cerdas dan penuh pertimbangan. Pada akhirnya, berpakaian sesuai kepribadian adalah cara mereka menunjukkan pandangan yang unik.