Sebuah klaim baru muncul mengenai keberadaan Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei. Sosok tersebut dikabarkan tidak lagi berada di wilayah negaranya sendiri.

Informasi ini memicu spekulasi baru tentang kondisi kepemimpinan Iran di tengah perang dengan Amerika Serikat.

>>> Intip Tanda-tanda Orang Cerdas Saat Memilih Baju, Nggak Asal Ikut Tren

Dikutip dari Al-Hadath, Minggu (19/7/2026), Mojtaba Khamenei telah berada di luar Iran. Namun laporan tersebut tidak menjelaskan secara rinci negara tujuan maupun lokasi pastinya.

Al-Hadath mengaku mendapatkan laporan tersebut dari salah satu sumber keamanan di Israel.

Diketahui, Pemimpin Tertinggi Iran belum pernah tampil di hadapan publik selama perang Iran-Amerika.

Selama beberapa bulan terakhir, komunikasi resminya hanya disampaikan melalui pernyataan tertulis yang dipublikasikan media pemerintah atau akun resmi yang terkait dengan kantor pemimpin tertinggi.

>>> Romee Strijd Rayakan Ulang Tahun ke-31 dengan Foto Seksi

Sumber keamanan itu juga mengklaim bahwa berbagai pesan yang selama ini dikaitkan dengan politikus tersebut sebenarnya disusun oleh Kepala Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Ahmad Vahidi.

Menurut sumber tersebut, kondisi internal pemerintahan Iran juga disebut sedang menghadapi tekanan serius. "Perpecahan Iran sangat dalam dan mengancam keberlangsungan IRGC," demikian klaim laporan Al-Hadath.

Adapun Amerika Serikat disebut tidak menginginkan keterlibatan Israel di Iran. Tel Aviv diminta untuk menahan diri, bahkan jika musuh kembali melancarkan serangan ke Israel.

>>> Stjepan Loncar Targetkan Juara Liga Indonesia Bersama Persija Jakarta

Hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Iran terkait kabar lokasi Mojtaba Khamenei. Otoritas Iran juga belum memberikan tanggapan atas klaim yang disampaikan oleh media tersebut.