Mantan petarung UFC Ben Askren secara resmi mengakhiri karier kompetitifnya setelah dikalahkan 6-3 oleh juara welter UFC Belal Muhammad dalam pertandingan gulat gaya bebas yang digelar Real American Freestyle di Milwaukee, Wisconsin, pada Sabtu (waktu setempat).

Pertandingan tersebut bertepatan dengan ulang tahun Askren yang ke-42 sekaligus menjadi penampilan terakhirnya setelah pulih dari pneumonia berat yang membuatnya koma selama 37 hari setahun lalu.

>>> Rick Ross Akan Tetap Rayakan Lagu Kolaborasi dengan Drake Meski Berseteru

Askren menerapkan strategi bertahan sepanjang laga, tetapi kelelahan fisik membuat Muhammad unggul di ronde ketiga.

"Kaki saya tidak kuat lagi, mereka tidak bisa membawa saya lebih lama," ujar Askren usai pertandingan.

Ia bersyukur bisa kembali bertarung setelah krisis kesehatan yang membuatnya tak bisa berdiri atau makan sendiri.

"Pasti ini kali terakhir saya di atas matras. Saya tidak bisa menemukan tempat yang lebih baik untuk melakukannya," kata Askren.

Askren mengatakan bahwa kesembuhannya memotivasinya untuk memaksimalkan setiap hari dan berusaha memberikan dampak positif bagi dunia.

Muhammad memuji Askren yang kembali ke olahraga setelah selamat dari penyakit mematikan, dan menyebutnya sebagai inspirasi dasar bagi kariernya.

"Setiap hari saya bangun dan berterima kasih kepada Tuhan atas kesempatan melakukannya sekali lagi. Saya berjanji akan memanfaatkan hari ini sebaik mungkin," ujar Askren.

Muhammad mengungkapkan bahwa melihat Askren terus berjuang setiap hari mencegahnya menyerah saat mengalami kelelahan dan kekalahan.

>>> Ark Invest: Fase Kapitulasi Bitcoin Mendekati Akhir

"Ini ulang tahun Ben. Dia kembali dari kematian.

Ini harus mendapat tepuk tangan meriah," kata Muhammad.

Juara berusia 38 tahun itu menekankan bahwa ketangguhan Askren mengingatkan betapa berharganya hidup.