Mantan juara kelas welter UFC Belal Muhammad mengalahkan pegulat Olimpiade Ben Askren dengan keputusan 6-3 di ajang RAF 11, Milwaukee, Sabtu (16/5).

Pertandingan ini menjadi laga pensiun terakhir Askren setelah pulih dari krisis kesehatan yang parah.

>>> Matty Healy Resmi Nikahi Gabbriette Bechtel di Los Angeles

Menurut laporan langsung dari mmafighting. com, Askren awalnya menguasai bagian tengah matras dan unggul 3-0 pada akhir periode kedua.

Namun, Muhammad bangkit di ronde terakhir dengan melakukan double-leg takedown dan go-behind untuk memastikan kemenangan.

Pujian untuk Askren

Usai pertandingan, Muhammad memuji ketangguhan lawannya dan menyoroti makna tanggal tersebut. Penonton kemudian menyanyikan lagu ulang tahun untuk Askren.

"Ini ulang tahun Ben. Dia kembali dari kematian.

Ini harus mendapat tepuk tangan meriah," kata Muhammad.

Muhammad menekankan makna lebih dalam dari pertarungan ini, merenungkan perjuangan Askren kembali sehat setelah melawan pneumonia parah dan menjalani transplantasi paru-paru tahun lalu.

"Setiap hari Anda memiliki hari baru di bawah sinar matahari, itu adalah hari baru untuk hidup, hari baru untuk bertarung," ujar Muhammad.

>>> Analisis Kecelakaan Truk: Cedera Meningkat, Tanggung Jawab Hukum Makin Kompleks

Petarung yang menang kemudian mengalihkan perhatiannya ke target kompetitif berikutnya di hierarki main event.

"Ada seorang bajingan yang masuk ke main event, namanya Colby Covington. Saya akan menemukannya dan menginjak lehernya sampai dia berhenti bernapas," kata Muhammad.

Askren, juara nasional NCAA Divisi 1 dua kali, berbicara dengan pewawancara Chael Sonnen mengenai kondisi fisiknya selama pertandingan tiga periode.

"Saya cepat lelah akhir-akhir ini," kata Askren.

Mengonfirmasi kepergiannya dari olahraga tarung, pelatih lokal berusia 42 tahun itu secara simbolis meninggalkan sepatunya di tengah matras.

"Pasti ini terakhir kalinya saya di matras. Saya cinta kalian, sungguh," ujar Askren.

Askren menutup dengan mengungkapkan rasa terima kasih atas perjalanan berat yang memungkinkannya kembali bertanding selama 12 bulan terakhir.

>>> Viral! Kronologi Lengkap Cekcok Sintya Tailor di Bali: Bermula dari Baju Belum Jadi hingga Berujung Isu SARA

"Saya bekerja keras sekali dalam setahun terakhir," kata Askren.