Konflik Internal Pecah di Lingkungan Kepemimpinan Iran di Tengah Eskalasi Perang
Konflik internal yang mendalam telah muncul di lingkaran penguasa Iran.
Perbedaan pesan dari Teheran dan Washington mengungkap perpecahan yang semakin lebar antara faksi politik, diplomatik, dan militer terkait pengelolaan perang yang sedang berlangsung.
>>> Kaiju Girl Caramelise: Romcom Monster yang Menyentuh Hati
Menurut sumber oposisi yang berbicara kepada Erem News, gesekan melibatkan kantor pemimpin Mojtaba Jomeini, sektor diplomatik yang dipimpin Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi, dan blok militer yang terdiri dari Korps Garda Revolusi Islam dan Pasukan Quds.
Perselisihan berpusat pada siapa yang berkomunikasi dengan Washington, siapa yang menetapkan batasan militer, dan siapa yang bertanggung jawab atas kerugian taktis baru-baru ini.
Menteri Luar Negeri Araqchi meminta satu saluran politik untuk menyampaikan posisi kepada mediator. Namun, komandan militer terus mengirimkan penilaian operasional terpisah langsung ke kantor Jomeini.
Politisi konservatif yang dipimpin Saeed Jalili menentang pemberian wewenang komunikasi eksklusif kepada Kementerian Luar Negeri. Mereka menuntut pengawasan militer dilibatkan.
Perdebatan kebijakan internal yang intens juga berlangsung antara sektor yang mendorong perluasan serangan rudal regional dan pimpinan di markas Khatam al-Anbia.
Kelompok terakhir lebih memilih menyesuaikan operasi untuk melindungi infrastruktur militer domestik.
Ketidakhadiran Ali Jomeini telah memperburuk persaingan institusional ini. Pusat arbitrase politik tradisional telah hilang dari struktur rezim.
>>> Peringkat Game Jepang 6-12 Juli: Rhythm Heaven Groove Kokoh di Puncak
Korps Garda Revolusi Islam dalam pernyataan resmi menyatakan, "Para pejuang kuat dari Pasukan Darat Garda Revolusi menyerang tempat konsentrasi pasukan agresor di Arifjan (Kuwait) dan menyebabkan kematian beberapa dari mereka."
Gesekan politik telah mendorong berbagai faksi untuk menyusun dokumen internal yang menilai kerusakan militer, pengelolaan Selat Hormuz, dan kebocoran keamanan.
Update Terbaru
Anime 'Even the Student Council Has Its Holes!' Umumkan Tambahan Pengisi Suara
Minggu / 19-07-2026, 03:06 WIB
Fenomena Proust: Kenapa Aroma Tertentu Membawa Ingatan Masa Kecil
Minggu / 19-07-2026, 03:05 WIB
Ilmu di Balik Kenangan Penciuman: Mengapa Wangi Masakan Ibu Begitu Melekat di Ingatan
Minggu / 19-07-2026, 03:05 WIB
Chelsea Sepakati Transfer Rekor Morgan Rogers dari Aston Villa
Minggu / 19-07-2026, 02:35 WIB
Josh Kerr Pecahkan Rekor Dunia Mil Pria Setelah 27 Tahun di London
Minggu / 19-07-2026, 02:34 WIB
Serangan Rudal Iran Tewaskan Dua Tentara AS di Yordania
Minggu / 19-07-2026, 02:34 WIB
Espanyol Coret Tiga Pemain dari Laga Pramusim Perdana Lawan Olot
Minggu / 19-07-2026, 02:29 WIB
Pitcher Rookie Karlyn Pickens Hancurkan Dua Bat Aluminium di AUSL
Minggu / 19-07-2026, 02:29 WIB
Pejabat Indonesia: Kerja Sama Investasi China-Indonesia Berpotensi Besar
Minggu / 19-07-2026, 02:28 WIB
Menko Airlangga: AI Akan Jadi Game-Changer Ekonomi Indonesia
Minggu / 19-07-2026, 02:28 WIB
Marcellus Wiley Akui Pernikahan Tak Sempurna, Tapi Bantah Kekerasan
Minggu / 19-07-2026, 02:28 WIB
Lee Chae Young fromis_9 Buka Suara soal Kontroversi Rokok Elektrik 2023
Minggu / 19-07-2026, 02:28 WIB
YOUNG POSSE Umumkan Tur Eropa Perdana 'Pilot3' untuk Perluas Dominasi Hip-Hop Global
Minggu / 19-07-2026, 02:28 WIB
Adam Levine dan Behati Prinsloo Mesra di Atas Kapal Pesiar Mewah
Minggu / 19-07-2026, 02:24 WIB







