"Karyawan yang takut di-PHK tidak akan bisa mengembangkan gim yang mengesankan orang di seluruh dunia," kata Iwata.

Ia berpendapat bahwa mempertahankan pengembang berpengalaman akan memperkuat Nintendo dalam jangka panjang.

Pernyataan Iwata terus dikutip setiap kali industri game menghadapi gelombang PHK.

Tantangan Industri dan Strategi Berbeda

Nintendo bukannya tanpa kritik. Perusahaan pernah menghadapi kontroversi soal harga perangkat, Joy-Con drift, sengketa hukum, dan masalah konsumen lainnya.

Namun, dibandingkan pesaingnya, banyak pemain menilai komitmen Nintendo terhadap retensi karyawan sebagai strategi jangka panjang yang lebih berkelanjutan.

Sementara itu, Microsoft telah mengumumkan beberapa putaran PHK yang memengaruhi ribuan karyawan di divisi gimnya.

Sony juga memicu kekhawatiran di kalangan kolektor dan pegiat preservasi gim fisik dengan rencana beralih ke digital.

Meskipun masing-masing perusahaan menghadapi tekanan pasar yang berbeda, investasi berkelanjutan Nintendo pada tenaga kerjanya telah memperkuat reputasinya sebagai salah satu penerbit yang lebih stabil.

>>> Todd Howard Akui PHK di Bethesda Sangat Berat: Fokus pada Waralaba Unggulan

Fokus pada kesejahteraan karyawan bisa menjadi keunggulan kompetitif terkuat di tengah biaya pengembangan yang meningkat dan ekspektasi konsumen yang berubah.