Taco Bell kini menghadapi setidaknya tiga gugatan hukum terkait wabah cyclosporiasis yang melanda beberapa negara bagian Amerika Serikat.

Seorang veteran Angkatan Darat berusia 27 tahun, David Ott, mengklaim ia membeli dan memakan Taco Supreme dari gerai Taco Bell di Ohio pada 18 dan 20 Juni lalu.

>>> Viral Video Suporter di Antartika Rayakan Kemenangan Argentina ke Final Piala Dunia 2026

Beberapa hari kemudian, ia mengalami sakit perut, gas, diare, dan gejala lainnya.

Saat kondisinya memburuk, Ott pergi ke rumah sakit setempat dan menjalani kolonoskopi, CT scan, serta tes darah dan feses.

Ia didiagnosis menderita cyclosporiasis, infeksi yang disebabkan oleh parasit Cyclospora.

Pengacara dari firma Ron Simon & Associates mewakili Ott dalam gugatan tersebut.

Warga Ohio lainnya, Mohammed Ayyad, juga mengajukan gugatan setelah makan di Taco Bell tiga kali pada 14 dan 21 Juni.

Ia mengalami sakit kepala, menggigil, dan diare persisten.

>>> Presiden Prabowo Saksikan Panen Raya Tebu di Malang, Petani Sampaikan Apresiasi dan Harapan

Ayyad pergi ke klinik darurat dan memberikan sampel feses pada 6 Juli, yang hasilnya positif mengandung Cyclospora. Ia pun diresepkan antibiotik.

Selain itu, sepasang suami istri dari Michigan menuntut Taco Bell karena mengonsumsi selada cincang di gerai tersebut pada 30 Juni.

Mereka mengklaim makanan itu terkontaminasi tinja yang mengandung parasit Cyclospora, dan mereka juga terinfeksi serta harus menjalani perawatan medis.

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) dilaporkan sedang menyelidiki Taylor Farms sebagai kemungkinan sumber wabah cyclosporiasis yang melanda empat negara bagian Midwest.

Taco Bell sebelumnya menyatakan telah secara sukarela menarik sementara beberapa bahan terbatas sebagai langkah pencegahan, namun menekankan bahwa sumber pasti belum dikonfirmasi.

>>> Prabowo Siap Kurangi Anggaran Pertahanan Demi Berantas Kemiskinan

Hingga berita ini diturunkan, Taco Bell dan Taylor Farms belum memberikan tanggapan.