Mantan produser Grand Theft Auto 5, John Ricchio, mengungkapkan bahwa game open-world besutan Rockstar Games itu memiliki banyak konten yang dipotong, termasuk minigame yang hampir rampung.

Dalam wawancara dengan Kiwi Talkz, Ricchio mengatakan bahwa GTA 5 memiliki begitu banyak konten yang sudah jadi tetapi akhirnya dibuang.

>>> Square Enix Rilis Trailer Baru Final Fantasy Resonance, Pre-order Dibuka

"Ada begitu banyak hal di GTA, terutama GTA 5—ya Tuhan, ada begitu banyak hal yang sudah jadi," ujarnya.

Ia mencontohkan minigame yang sudah selesai sepenuhnya, kecuali bagian animasi. Minigame tersebut dibuang karena tim animasi kewalahan mengerjakan banyak hal.

"Tim animasi benar-benar kelelahan, dan ada begitu banyak pekerjaan animasi yang harus dilakukan untuk menyamakan level kualitas di game sebesar GTA 5," jelas Ricchio.

Akibatnya, konten yang sudah jadi pun harus dipotong karena waktu yang tersedia tidak cukup untuk menyelesaikan semuanya dengan kualitas yang sama.

Ricchio juga mengungkapkan bahwa Rockstar tidak segan membuang bagian besar dari game, termasuk seluruh level.

>>> Studio Hollywood Berebut Sutradara Muda Kane Parsons Usai Sukses Backrooms

"Mereka akan membuang seluruh level dan seluruh hal karena tidak punya cukup sumber daya untuk menyamakan kualitasnya," katanya.

Keputusan pemotongan ini sulit diterima oleh para pengembang yang telah bekerja keras dalam waktu lama pada fitur atau level tersebut.

Namun, Ricchio mengakui bahwa hal tersebut adalah bagian dari produksi besar seperti di Rockstar Games, dan terkadang demi kebaikan.

Sebelumnya, mantan developer lain juga mengungkapkan bahwa DLC single-player Agent Trevor dibatalkan setelah kesuksesan GTA Online.

>>> Kontroversi Casting The Lord of the Rings: Warisan Tolkien Tak Relevan

GTA 5 sendiri masih terjual jutaan kopi setiap tahun, memberi Rockstar kebebasan untuk mengembangkan GTA 6 sesuai keinginan.