Banyak penggemar bertanya-tanya mengapa Grand Theft Auto 6 akan dirilis lebih dulu di konsol, sementara versi PC belum diumumkan.

Mantan produser Rockstar Games, John Ricchio, memberikan penjelasan di balik keputusan tersebut.

>>> RuneScape Rombak Total Fitur Player-Owned Housing dalam Perayaan 25 Tahun

Dalam wawancara dengan Reece "Kiwi Talkz" Reilly di YouTube, Ricchio yang bekerja di Rockstar dari 2003 hingga 2014 dan terlibat dalam GTA V, Red Dead Redemption, serta Max Payne 3, mengatakan bahwa membuat versi PC sering kali mengalihkan pengembang dari proyek lain.

"Bukan berarti kami tidak peduli dengan PC. Hanya saja, apakah sepadan menghabiskan waktu untuk port PC dibandingkan mengerjakan GTA 5?"

ujarnya.

Rockstar Fokus pada Konsol Sebelum Ekspansi ke PC

Ricchio menjelaskan bahwa Rockstar secara historis lebih suka mengembangkan untuk konsol terlebih dahulu karena lebih mudah memperluas ke perangkat keras yang lebih canggih nantinya.

Ia mencatat bahwa perbedaan perangkat keras antara PC dan konsol di masa lalu membuat proses semakin menantang, meskipun kesenjangan itu telah menyempit dengan sistem modern seperti PlayStation 5 dan Xbox Series X|S.

Meski begitu, ia menekankan bahwa setiap keputusan pengembangan memiliki konsekuensi. "Jika Anda mengerjakan itu, Anda biasanya tidak mengerjakan hal lain.

Apakah Anda mengeluarkan uang untuk itu? Anda tidak mengeluarkan uang untuk hal lain."

>>> Samsung Kalahkan Apple, Kuasai Pasar Smartphone Global di Q2 2026

Menurut Ricchio, percakapan semacam ini—bukan bias platform—yang selama ini membentuk strategi rilis Rockstar.

Proyek Rockstar Sebelumnya Juga Mengikuti Pola Serupa

Ricchio mengungkapkan bahwa Red Dead Redemption sebenarnya memiliki build PC yang berfungsi sejak awal pengembangan, meskipun versi PC baru dirilis 14 tahun setelah rilis konsol.