Dia mengatakan penambahan armada distribusi telah dilakukan untuk mempercepat pasokan BBM ke sejumlah wilayah yang mengalami kepadatan antrean.

"Pertamina Patra Niaga, regional maupun pusat, sudah mengamanahkan untuk menambah armada baru. Kemudian kaitannya dengan kemampuan driver, ini sudah dioptimalkan dengan TNI," ujar Wahyudi.

Distribusi juga dilakukan selama 24 jam dengan memanfaatkan waktu ketika kepadatan lalu lintas lebih rendah, yaitu pada dini hari.

Dengan demikian, pasokan BBM dapat tersedia saat masyarakat mulai beraktivitas.

Wahyudi mengatakan alokasi BBM di setiap regional yang menjadi titik kepadatan dan pusat peningkatan aktivitas ekonomi juga telah disesuaikan.

"Kita sudah sepakat alokasi BBM di setiap regional yang menjadi titik kepadatan dan titik peningkatan ekonomi di masyarakat, ini semua akan diperlancar dan akan dipenuhi semuanya," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Taufik Aditiyawarman menanggapi informasi mengenai pemberhentian massal sopir truk tangki BBM yang disebut menjadi salah satu faktor kelangkaan BBM di sejumlah daerah.

Taufik mengatakan Pertamina memiliki aturan terkait kedisiplinan armada dan akan memberikan tindakan terhadap pengemudi yang melakukan pelanggaran.

"Kalau memang yang melakukan pelanggaran kita tindak disiplin. Kemudian sebagai backup-nya tentunya kami juga menyiapkan back up supaya kekosongan itu tidak terjadi.

>>> Nintendo Download 17 Juli: Fitness Boxing 3 Switch 2 Edition, Cozy Grove: Camp Spirit, dan Uji Coba The Duskbloods

Itu yang kami lakukan saat ini dan juga ke depan," ujar Taufik.