Colby menolak anggapan bahwa perbedaan kebijakan akan merusak prospek komersial industri militer AS.

Ia menegaskan tidak ada negara lain yang bisa menyaingi basis industri pertahanan AS, baik dalam kuantitas maupun kualitas.

Colby menambahkan bahwa akses ke basis industri pertahanan AS adalah hak istimewa, bukan hak.

Pernyataan ini bertolak belakang dengan data The New York Times yang melaporkan bahwa meskipun belanja militer Eropa naik 14 persen pada 2025, pengadaan dari produsen kedirgantaraan dan pertahanan AS turun hampir setengahnya.

Kanada juga memperluas perjanjian keamanan di Eropa, berkomitmen pada dana investasi pertahanan bersama senilai lebih dari USD 150 miliar, serta memperluas dialog diplomatik dengan China.

>>> Revolusi Siri di iOS 27: Transformasi Total Menjadi Asisten AI Selevel ChatGPT, Lengkap dengan Aplikasi Khusus dan Personalisasi Suara yang Memukau

Meskipun ada realokasi ini, Colby menegaskan Washington mendukung peningkatan anggaran keamanan mitra, asalkan pengeluaran tersebut memperkuat kapasitas industri AS, bukan bertentangan.