Investigasi Senat: Tim Jack Smith Akses Pesan 44 Anggota Kongres

Investigasi penuh Senat mengungkap bahwa tim mantan jaksa khusus Jack Smith melewati protokol wajib untuk menyapu dan meninjau pesan teks 44 anggota Kongres selama penyelidikan terhadap Presiden Donald Trump.
Ketua Komite Kehakiman Senat Charles Grassley dan Ketua Subkomite Investigasi Senat Ron Johnson merilis temuan penyelidikan mereka tentang "Operasi Arctic Frost," nama kode investigasi Smith.
>>> Amazon Diskon Martha Stewart Highbrook Jadeite Cake Stand Jadi Rp32
Para senator Partai Republik mencirikan operasi tersebut sebagai pelanggaran serius yang mengabaikan proses filter internal Departemen Kehakiman yang dirancang untuk melindungi batas konstitusional dan hak istimewa pengacara-klien.
Komunikasi elektronik puluhan anggota parlemen, termasuk dari Partai Republik dan Demokrat, diakses tanpa melalui "tim filter" standar yang biasanya bertugas memeriksa dokumen untuk relevansi legislatif atau pelanggaran hukum.
Perwakilan Elise Stefanik, yang pesan pribadinya ikut dikumpulkan, menyatakan bahwa tindakan tersebut secara langsung melanggar Klausul Debat atau Pidato Konstitusi yang melindungi komunikasi legislatif internal anggota parlemen dari pengawasan eksekutif.
"Secara melawan hukum dan tidak konstitusional mengakses pesan teks pribadi saya, bersama dengan 43 anggota Kongres lainnya, dengan jelas melanggar Konstitusi," kata Stefanik.
Stefanik mencatat bahwa pengungkapan itu mengonfirmasi kekhawatirannya yang sudah lama tentang batasan pengawasan.
Dokumen yang baru diperoleh, yang ditransfer dari Departemen Kehakiman era Trump ke ketua Senat, menimbulkan pertanyaan tentang kesaksian Smith sebelumnya di bawah sumpah, di mana ia menyangkal meminta catatan kongres yang berisi pesan teks.
Senator Johnson mengkritik keras metode yang digunakan selama investigasi federal, menyebutnya sebagai "contoh yang mengerikan."
Senator Grassley menyatakan bahwa penyidik mengabaikan protokol rutin untuk mengumpulkan komunikasi terkait pekerjaan dari anggota parlemen yang sama sekali di luar lingkup penyelidikan pemerintah.
Update Terbaru
Event Apex Legends x Cyberpunk Resmi Hadir dengan Peta Night City dan Kemampuan Baru
Rabu / 15-07-2026, 22:36 WIB
AnimeJapan 2027 Pindah ke Osaka untuk Pertama Kalinya, Pendaftaran Peserta Dibuka
Rabu / 15-07-2026, 22:36 WIB
Samsung Rilis Pembaruan Software untuk Galaxy Z Fold 6 dan Z Flip 6
Rabu / 15-07-2026, 22:36 WIB
Jari Manusia Bisa Rasakan Benda Tersembunyi Tanpa Menyentuh, Studi Ungkap
Rabu / 15-07-2026, 22:35 WIB
Purbaya Bantah Dana SAL Digunakan untuk Modal KDKMP, Sebut Hanya untuk Cash Management
Rabu / 15-07-2026, 22:35 WIB
Menkeu Purbaya Buka Suara soal Wacana Pajak JHT
Rabu / 15-07-2026, 22:35 WIB
Purbaya Pastikan Penanganan KCIC Tak Bergantung pada APBN
Rabu / 15-07-2026, 22:35 WIB
Purbaya: Rasio Utang RI Masih Aman, S&P Beri Rating BBB Outlook Stabil
Rabu / 15-07-2026, 22:35 WIB
Bintang Married to Medicine Tuduh Mantan Suami Suruh Tetangga Bunuh Dia
Rabu / 15-07-2026, 21:55 WIB
Veda Ega dan Mario Aji Tak Percaya Kutukan Marquez di Mandalika
Rabu / 15-07-2026, 21:55 WIB
Titiek Soeharto Pertanyakan Keabsahan Permenhut yang Diteken saat Menteri ke Luar Negeri
Rabu / 15-07-2026, 21:55 WIB
Statistik Ungkap Ketergantungan Inggris pada Kane-Bellingham, Jadi Masalah Lawan Argentina?
Rabu / 15-07-2026, 21:50 WIB
Song Min Ho Bantah Konspirasi dengan Supervisor dalam Sidang Absensi Tugas Militer
Rabu / 15-07-2026, 21:50 WIB
Jalan Musik di AS: Hadiah untuk Pengemudi yang Patuh Batas Kecepatan
Rabu / 15-07-2026, 21:49 WIB







