Courtney Clenney, model OnlyFans yang didakwa membunuh pacarnya Christian Obumseli pada 2022, berupaya memasukkan serangkaian pesan teks sebagai bukti dalam persidangan.

Menurut dokumen pengadilan baru, ia mengklaim pesan tersebut mendukung pernyataannya bahwa ia mengalami kekerasan berulang sebelum menusuk Obumseli hingga tewas di apartemen mewah Miami.

>>> Eks Guru Besar IPB Datangi Bareskrim Terkait Kasus Sengketa Lahan

Salah satu pesan terjadi setelah Clenney mengatakan Obumseli meninju wajahnya pada April 2021.

Ia langsung mengirim teks menuduh Obumseli memukulnya "di wajah sekuat mungkin," sementara Obumseli membantah dan mengatakan hanya mencoba memindahkan tangannya.

Pesan lain pada Agustus 2021 menunjukkan Clenney menulis bahwa Obumseli "memukul punggungku" dan "menyerangku" setelah konfrontasi lain.

Pengacaranya mengatakan teks itu dikirim segera setelah kejadian dan memperkuat klaim tentang hubungan yang kasar.

>>> Jenazah Ali Khamenei Tiba di Mashhad, Jadwal Pemakaman Mundur

Dokumen juga merinci insiden di Dubai pada 2021, di mana Clenney mengaku Obumseli mendorongnya dengan keras hingga menyebabkan retak tulang rusuknya.

Ia juga menyebut Obumseli bersikap kasar pada Januari 2022 saat mencengkeram lengannya dan melukainya.

Pesan teks hanyalah salah satu bagian dari bukti yang ingin diajukan tim kuasa hukum Clenney.

Mereka juga berencana menghadirkan rekam medis, foto, kesaksian saksi mata, serta laporan polisi dan keamanan yang menunjukkan pola kekerasan fisik dan psikologis yang meningkat.

>>> Prediksi Line Up Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026

Clenney sebelumnya mengaku membunuh Obumseli karena membela diri. Persidangannya dijadwalkan mulai akhir Agustus.