Anggota Komite Kehakiman Senat Amerika Serikat mengecam mantan jaksa khusus Jack Smith atas dugaan pelanggaran protokol filter dalam penyelidikannya.

Dokumen Departemen Kehakiman yang baru dirilis menunjukkan tim Smith mengakses pesan teks antara pejabat Gedung Putih dan 44 anggota Kongres tanpa melalui Tim Filter yang seharusnya melindungi materi istimewa.

>>> Dua Bunga Bangkai Langka Mekar Bersamaan di Kebun Raya California

Dokumen tersebut diperoleh Senator Chuck Grassley dan Ron Johnson pada Selasa, 14 Juli 2026.

Pelanggaran Protokol Filter

Menurut komite, tim jaksa khusus menghindari Tim Filter yang dirancang untuk melindungi materi yang dilindungi dari penuntutan pidana berdasarkan Klausul Ucapan atau Debat Konstitusi.

Penyidik meninjau pesan dari anggota Kongres dari Partai Republik dan Demokrat dalam waktu 90 menit setelah menerimanya dari Arsip Nasional pada Agustus 2023.

Pesan teks awalnya diperoleh melalui panggilan pengadilan pada Juni 2023 yang menargetkan komunikasi pejabat tinggi era Trump, termasuk Mark Meadows, Ivanka Trump, dan Mike Pence.

Komite menyatakan keprihatinan atas proses peninjauan yang dipercepat tanpa penilaian hak istimewa hukum.

Mereka menekankan bahwa komunikasi anggota Kongres terkait tugas legislatif dilindungi dari penuntutan pidana berdasarkan Konstitusi.

Dalam deposisi kongres Desember 2025, Smith sebelumnya membantah melihat konten pesan tersebut. "Tidak," jawab Smith seperti dilaporkan New York Post.

>>> House Demokrat Terbelah soal RUU Pemotongan Bantuan Militer untuk Israel

Reaksi Para Senator

Senator Chuck Grassley mengecam tindakan tim investigasi dan menuntut pertanggungjawaban. "Penyelidikan kriminal Jack Smith terhadap Presiden Trump adalah kereta tanpa rem," kata Grassley.

Ia mendesak pengakuan bipartisan atas keseriusan situasi dan berencana memanggil Smith ke hadapan komite.