Direktur Kementerian Pertahanan Israel, Amir Baram, mengungkapkan penyebab utama Amerika Serikat dan Israel mulai tidak solid dalam memerangi Iran.

Menurut Baram, perbedaan pandangan mengenai ancaman Iran menjadi akar masalah. Israel menganggap Iran sebagai ancaman eksistensial, sementara AS melihatnya sebagai tantangan regional kronis.

>>> Persiapan Pernikahan Taylor Swift Makin Matang, Gazebo Mulai Dipasang di MSG

Washington lebih memprioritaskan isu keamanan terkait China dan Taiwan. "Kita memikirkan Teheran, mereka memikirkan Taiwan," ujar Baram.

Baram menekankan bahwa perbedaan bukan pada pemahaman ancaman, melainkan pada prioritas. Ia juga mengingatkan agar Israel tidak menilai kebijakan AS secara sempit.

>>> 5 Minuman yang Bantu Turunkan Risiko Kanker, Perlu Dikonsumsi Rutin

Dari perspektif Pentagon, amunisi Amerika terbagi antara mendukung perang saat ini dan persiapan konfrontasi potensial di Selat Taiwan.

Perang berkepanjangan di Timur Tengah dinilai bertentangan dengan kebijakan global AS.

>>> Kane Ukir Rekor Jadi Satu-satunya Pemain Eropa yang Setara Ronaldo

Baram juga menyoroti kritik terhadap Israel yang justru datang dari Pentagon. Ia menambahkan bahwa kemitraan kedua negara tidak bisa hanya didasarkan pada nilai-nilai bersama karena pendekatan 'Amerika Pertama'.