Pejabat Israel Ungkap Penyebab AS-Israel Mulai Tak Kompak soal Iran
Direktur Kementerian Pertahanan Israel, Amir Baram, mengungkapkan penyebab utama Amerika Serikat dan Israel mulai tidak solid dalam memerangi Iran.
Menurut Baram, perbedaan pandangan mengenai ancaman Iran menjadi akar masalah. Israel menganggap Iran sebagai ancaman eksistensial, sementara AS melihatnya sebagai tantangan regional kronis.
>>> Persiapan Pernikahan Taylor Swift Makin Matang, Gazebo Mulai Dipasang di MSG
Washington lebih memprioritaskan isu keamanan terkait China dan Taiwan. "Kita memikirkan Teheran, mereka memikirkan Taiwan," ujar Baram.
Baram menekankan bahwa perbedaan bukan pada pemahaman ancaman, melainkan pada prioritas. Ia juga mengingatkan agar Israel tidak menilai kebijakan AS secara sempit.
>>> 5 Minuman yang Bantu Turunkan Risiko Kanker, Perlu Dikonsumsi Rutin
Dari perspektif Pentagon, amunisi Amerika terbagi antara mendukung perang saat ini dan persiapan konfrontasi potensial di Selat Taiwan.
Perang berkepanjangan di Timur Tengah dinilai bertentangan dengan kebijakan global AS.
>>> Kane Ukir Rekor Jadi Satu-satunya Pemain Eropa yang Setara Ronaldo
Baram juga menyoroti kritik terhadap Israel yang justru datang dari Pentagon. Ia menambahkan bahwa kemitraan kedua negara tidak bisa hanya didasarkan pada nilai-nilai bersama karena pendekatan 'Amerika Pertama'.
Update Terbaru
Statistik Amerika Serikat vs Bosnia: The Yanks Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026
Kamis / 02-07-2026, 10:42 WIB
Romelu Lukaku Bongkar Kunci Comeback Dramatis Belgia Singkirkan Senegal di Piala Dunia 2026
Kamis / 02-07-2026, 10:42 WIB
BIFAN 2025 Dibuka dengan Rekor 321 Film, Rayakan 30 Tahun
Kamis / 02-07-2026, 10:42 WIB
Rico Waas Dorong Rakernas APEKSI Hasilkan Aksi Nyata untuk Daerah
Kamis / 02-07-2026, 10:42 WIB
Negosiasi AS-Iran di Qatar Rampung, Fokus pada Selat Hormuz
Kamis / 02-07-2026, 10:42 WIB
Fortuna Sittard Minati Ole Romeny, Bisa Satu Tim dengan Justin Hubner
Kamis / 02-07-2026, 10:42 WIB
Polisi Gelar Rekonstruksi 6 Tempat Taufik Hidayat Sekap dan Siksa YTR
Kamis / 02-07-2026, 10:40 WIB
ITSEC Asia Investasi Rp11 Miliar di AI, Targetkan Pertumbuhan Bisnis Software hingga 2031
Kamis / 02-07-2026, 10:40 WIB
Biaya Pesta Pernikahan Taylor Swift di New York Tembus Rp358 Miliar
Kamis / 02-07-2026, 10:40 WIB
10 Pemain AS Kalahkan Bosnia 2-0, Lolos ke 16 Besar Piala Dunia
Kamis / 02-07-2026, 10:36 WIB
Trump Kantongi Rp192 Miliar dari Film Dokumenter Melania
Kamis / 02-07-2026, 10:35 WIB
Samsung Galaxy A18 5G Dikabarkan Gunakan Chip Qualcomm Snapdragon
Kamis / 02-07-2026, 10:35 WIB
Mencuci di Mesin Cuci Sebaiknya Pagi atau Malam? Ini Waktu Terbaik agar Hemat Listrik
Kamis / 02-07-2026, 10:35 WIB
Skincare untuk Pemula: Panduan Dokter agar Tak Salah Pilih Produk
Kamis / 02-07-2026, 10:35 WIB






