Sidang Hak Asuh Anak Ruben Onsu vs Sarwendah Berlanjut 22 Juli
Sidang gugatan hak asuh anak yang diajukan Ruben Onsu terhadap Sarwendah akan berlanjut pada pekan depan, tepatnya 22 Juli 2026, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Sidang perdana digelar pada Rabu (15/7) dengan agenda pengungkapan identitas penggugat dan tergugat serta penetapan hakim mediator.
>>> NCT 127 Resmi Perpanjang Kontrak dengan SM Entertainment
Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, mengatakan persidangan selanjutnya akan memasuki tahap mediasi yang dipimpin hakim mediator yang telah ditunjuk.
"Acara tadi yang pertama adalah menyampaikan semua identitas penggugat dan tergugat. Lalu menetapkan hakim mediatornya," kata Chris saat ditemui di PN Jaksel.
"Jadi nanti persidangan selanjutnya adalah mediasi oleh hakim mediator yang sudah ditunjuk oleh pengadilan.
Di situ nanti mohon doanya dari rekan-rekan semua, dari semua masyarakat bahwa bisa ada perdamaian," lanjutnya.
Chris berharap proses tersebut dapat menghasilkan perdamaian dan menegaskan pihaknya mengutamakan kepentingan anak-anak.
Ia juga berharap persoalan ini tidak lagi menjadi perdebatan di ruang publik karena seluruh proses telah berjalan sesuai mekanisme hukum.
>>> Ruben Onsu Minta Pacar Sarwendah Stop Main Rumah-rumahan
Hal senada diungkapkan kuasa hukum Ruben Onsu, Raka Kariti Suprapto. Ia menyebut kliennya pada prinsipnya wajib hadir dalam agenda mediasi pekan depan.
Namun, jika berhalangan, kehadiran Ruben dapat diwakilkan kepada kuasa hukum sesuai Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) Nomor 1 Tahun 2016 tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan.
Sidang perdana yang berlangsung selama 30 menit sejak pukul 13.43 WIB digelar tertutup. Sarwendah hadir langsung, sementara Ruben diwakili kuasa hukumnya.
Selepas sidang, kedua belah pihak sama-sama kukuh ingin mendapatkan hak asuh kedua anak mereka.
Perseteruan ini menjadi yang pertama kalinya bagi mantan pasangan tersebut, karena saat bercerai pada 2024 mereka tidak memperebutkan hak asuh anak.
>>> Jaksa Desak MA Tolak PK Nikita Mirzani, Nilai Tak Ada Kekhilafan Hakim
Gugatan Ruben Onsu yang diajukan pada 30 Juni 2026 didasari alasan ia merasa tidak mendapatkan haknya sebagai ayah terkait pengasuhan yang sudah disepakati, yakni waktu bersama anak 2-3 hari sepekan.
Update Terbaru
TOP 35 Acara Televisi dengan Rating Terbaik Hari ini 16 Juli 2026 ada Terikat Janji jadi Runner Up
Rabu / 15-07-2026, 18:00 WIB
Set Lego SpongeBob SquarePants Rp3,5 Juta Dirilis, Detailnya Sangat Akurat
Rabu / 15-07-2026, 17:49 WIB
Harapan Penggemar Spyro untuk 'Spyro: A Realm Beyond'
Rabu / 15-07-2026, 17:49 WIB
Prancis Kalah, Deschamps Cetak Rekor Bersejarah di Piala Dunia
Rabu / 15-07-2026, 17:49 WIB
30 Warga Sipil Tewas Akibat Serangan Beruntun AS di Iran
Rabu / 15-07-2026, 17:49 WIB
IHSG Ditutup Hijau di Level 6.041 pada Perdagangan Rabu Sore
Rabu / 15-07-2026, 17:49 WIB
Chandler Walters Gantikan Zach John King di Freedom Fest
Rabu / 15-07-2026, 17:45 WIB
Bobby Nasution Sebut Wajar Prabowo Minta Pengawasan SPPG MBG
Rabu / 15-07-2026, 17:45 WIB
KPK Jadwalkan Pemeriksaan Anggota BPK Bobby Rizaldi Terkait Suap Muara Enim
Rabu / 15-07-2026, 17:45 WIB
Pulang ke Oslo, Timnas Norwegia Disambut 100 Ribu Suporter
Rabu / 15-07-2026, 17:43 WIB
Wakil Presiden Argentina Singgung Konflik Falkland Jelang Lawan Inggris di Semifinal Piala Dunia
Rabu / 15-07-2026, 17:42 WIB
Thomas Tuchel: Inggris Siap Hadapi Argentina yang Penuh Emosi di Semifinal Piala Dunia
Rabu / 15-07-2026, 17:42 WIB
APINDO: ION Jadi Solusi Percepat Digitalisasi UMKM
Rabu / 15-07-2026, 17:42 WIB







