Richard Lee dikabarkan pingsan di dalam sel karena menghentikan konsumsi obat keras tanpa pengawasan medis.

Hal itu diungkapkan kuasa hukumnya dalam sidang putusan sela di Pengadilan Negeri Tangerang, Selasa (14/7).

>>> 5 Drama China Baru Tayang Paruh Kedua 2026 di WeTV, Ada Zhang Linghe hingga Ding Yuxi

Faizal Hafied, kuasa hukum Richard Lee, menyatakan kondisi kesehatan kliennya menurun selama di Lapas. Ia membutuhkan penanganan spesialis sehingga memohon pengalihan penahanan kepada Majelis Hakim.

"Jadi tanggal 10 kemarin terdakwa pingsan di sel atas informasi beliau kepada kami karena melakukan tapering-off obat sendiri," kata Faizal di ruang sidang.

Saat diberi kesempatan berbicara, Richard Lee mengaku telah mengonsumsi obat keras Amitriptyline selama empat bulan terakhir.

Ia menjelaskan sebagai dokter, penghentian mendadak obat tersebut dapat menyebabkan masalah kesehatan serius.

Richard Lee menegaskan pengungkapannya bukan untuk menghalangi persidangan. Ia menyatakan siap hadir setiap hari asal mendapat perawatan medis layak.

>>> Penonton Awal Film Kung Fu Soccer Stephen Chow Terpecah

"Yang Mulia mau sidang setiap hari saya siap datang setiap hari, tapi mohon kalau Yang Mulia berkenan mengabulkan pengalihan penahanan saya," ucapnya.

Menanggapi hal itu, hakim meminta tim kuasa hukum memperbarui dokumen medis dari dokter Lapas.

Surat keterangan sebelumnya hanya izin berobat sementara, bukan rujukan rawat inap yang menjadi syarat pengalihan penahanan.

Permohonan ini diajukan sekitar dua pekan setelah Richard Lee meminta menjadi tahanan kota dengan alasan kesehatan.

>>> Kim Mu-yeol Bercanda Rekrut Yoon Ga-min Study Group ke BPHP

Ia ditahan atas kasus dugaan pelanggaran UU Perlindungan Konsumen dan UU Kesehatan terkait produk yang tidak sesuai standar.