Presiden FIFA Digugat IOC Imbas Telepon Trump soal Balogun
Donald Trump sendiri secara terbuka membela aksi intervensinya demi menyelamatkan penyerang andalan negaranya tersebut.
"Yang saya lakukan hanyalah meminta peninjauan ulang karena menurut saya itu bukan sebuah pelanggaran," ujar Trump, seperti dikutip dari Reuters.
"Dan Anda tahu, saya sangat paham hal-hal seperti ini. Saya rasa itu bukan pelanggaran.
Itu hanya dua atlet hebat yang saling bertabrakan dan kaki mereka saling tersangkut. Saya pikir FIFA membuat keputusan yang sangat brilian.
Keputusan kartu merah dari wasit sangat mengerikan, tapi tidak ada yang membicarakan itu," beber Trump.
Meski akhirnya diperbolehkan tampil berkat 'pemutihan' sanksi tersebut, kehadiran Balogun gagal menyelamatkan Amerika Serikat yang akhirnya babak belur didepak Belgia dengan skor telak 4-1.
Dugaan Pelanggaran Lain
FairSquare menegaskan bahwa Infantino, yang juga menjabat sebagai anggota IOC sejak tahun 2020, terikat kuat oleh Piagam Olimpiade dan Kode Etik IOC yang menuntut netralitas politik secara mutlak.
"Ada bukti kuat bahwa Infantino telah melakukan lima pelanggaran jelas terhadap aturan netralitas politik IOC melalui pernyataan resmi atau ekspresi dukungan nyata kepada Presiden AS," tulis pernyataan resmi FairSquare.
Selain kasus Balogun, FairSquare membeberkan 4 dosa politik Infantino lainnya:
1. Secara terbuka mendukung Donald Trump untuk masuk nominasi Nobel Perdamaian.
2. Menghadiri serangkaian acara publik resmi yang berkaitan dengan pelantikan presiden Trump.
3. Menyerahkan penghargaan FIFA Peace Prize perdana kepada Donald Trump.
4. Mempromosikan platform penggemar Piala Dunia FIFA yang diduga dimanfaatkan untuk kampanye pengumpulan data pemilih bagi Trump.
Gelombang protes terhadap Infantino sebenarnya sudah mulai memuncak.
>>> Murka Deschamps Kritik Penunjukan Wasit Usai Prancis Tersingkir dari Piala Dunia 2026
FairSquare sebelumnya telah melaporkan kasus ini ke Komite Etik FIFA pada Desember lalu, yang kemudian mendapat dukungan resmi dari Federasi Sepak Bola Norwegia (NFF) serta 50 anggota Parlemen Eropa pada Juni kemarin.
Update Terbaru
Kurniawan Dwi Yulianto Ditunjuk sebagai Pelatih Indonesia All Stars vs Aston Villa
Rabu / 15-07-2026, 18:45 WIB
Kebakaran Landa Tahura R Soerjo Mojokerto, Tim Gabungan Terkendala Medan
Rabu / 15-07-2026, 18:45 WIB
Cara Mudah Cairkan Saldo Dana Rp385 dari 5 Aplikasi Penghasil Uang Terpercaya 2026
Rabu / 15-07-2026, 18:43 WIB
Panduan MPLS Ramah Anak 2026: Fungsi dan Manfaat bagi Siswa
Rabu / 15-07-2026, 18:42 WIB
Mbappe dan Olise Melempem, Deschamps Ungkap Penyebab Prancis Tumbang dari Spanyol
Rabu / 15-07-2026, 18:42 WIB
Bima Arya Tekankan Keberlanjutan sebagai Kunci Kepemimpinan
Rabu / 15-07-2026, 18:42 WIB
Amran Pastikan Harga Beras RI Stabil di Tengah Gejolak Harga Dunia
Rabu / 15-07-2026, 18:42 WIB
Aturan Bagasi Baru Garuda Indonesia Mulai 1 September 2026
Rabu / 15-07-2026, 18:42 WIB
Mojtaba Khamenei Ucapkan Terima Kasih atas Pemakaman Sang Ayah
Rabu / 15-07-2026, 18:42 WIB
Lionel Scaloni Minta Argentina vs Inggris Tak Dicampur Isu Politik: Ini Murni Sepak Bola
Rabu / 15-07-2026, 18:40 WIB
Anemia pada Anak Masih Tinggi, Ini Cara Mencegahnya Sejak Dini
Rabu / 15-07-2026, 18:40 WIB
Enam Wakil Indonesia Gugur di Babak Awal Japan Open 2026
Rabu / 15-07-2026, 18:40 WIB
Diinterupsi saat Kuliah Umum, Amran Minta Mahasiswa Tak Terprovokasi
Rabu / 15-07-2026, 18:36 WIB
Produsen Mobil Pilih Hati-hati Hadapi Kenaikan Suku Bunga BI
Rabu / 15-07-2026, 18:35 WIB







