Pelatih Timnas Prancis Didier Deschamps meluapkan kekecewaannya terhadap kepemimpinan wasit Ivan Barton usai timnya tersingkir dari Piala Dunia 2026.

Prancis harus mengakui keunggulan Spanyol di babak semifinal setelah gol Mikel Oyarzabal dan Pedro Porro memastikan kemenangan La Roja.

>>> Inggris vs Argentina: Thomas Tuchel Kantongi Strategi Redam Lionel Messi

Hasil ini membuat Spanyol melaju ke partai puncak, sementara Prancis harus puas bertarung di perebutan tempat ketiga.

Dalam konferensi pers usai laga, Deschamps menyoroti keputusan Barton yang memberikan penalti kepada Spanyol pada babak pertama.

Penalti tersebut berawal dari pelanggaran Lucas Digne terhadap Lamine Yamal saat berusaha menghalau bola.

Deschamps mempertanyakan apakah Barton memiliki kapasitas untuk memimpin pertandingan sebesar semifinal Piala Dunia.

"Jelas ada banyak kekecewaan.

Para pemain sangat terpukul karena kami memiliki ambisi yang tinggi," ujar Deschamps melansir Mirror, Rabu (15/7/2026).

Meski demikian, ia mengakui Spanyol tampil lebih baik secara teknis dan pantas meraih kemenangan.

"Kami harus realistis dan mengakui bahwa hari ini kami berada satu langkah di bawah secara teknis melawan tim yang tahu apa yang mereka lakukan.

Ini terutama kesalahan kami," katanya.

Deschamps kemudian kembali menyinggung kepemimpinan wasit tanpa secara langsung menyalahkan hasil pertandingan.

"Saya hanya mengajukan satu pertanyaan: apakah wasit cukup baik untuk memimpin semifinal Piala Dunia? Saya tidak akan menjawabnya.

>>> BPDP Siap Dukung Subsidi Solar Rp15 Ribu untuk Kapal Nelayan

Saya juga tidak mengatakan ini karena kami kalah hari ini, tetapi ada beberapa situasi yang menurut saya tidak menguntungkan kami," ujarnya.

Mantan kapten timnas Prancis itu menegaskan bahwa kritiknya bukan semata-mata karena keputusan penalti.