Transformasi digital di Indonesia terus melaju dengan pemerataan infrastruktur dan meningkatnya aktivitas ekonomi digital di berbagai daerah.

Namun, di tengah kemajuan tersebut, dunia industri menghadapi tantangan besar berupa keterbatasan talenta digital yang dinilai belum mampu mengimbangi kecepatan adopsi teknologi, termasuk kecerdasan artifisial (AI).

>>> Menperin Matangkan Tata Kelola Kimia RI untuk Aksesi OECD

Temuan itu tercermin dalam laporan East Ventures – Digital Competitiveness Index (EV-DCI) 2026 yang disusun East Ventures.

Kesenjangan talenta digital masih mencolok.

>>> Seremoni Penutupan Piala Dunia 2026 Bertabur Bintang, Ada Tom Cruise

Skor SDM digital di Pulau Jawa sekitar 2,3 kali lebih tinggi dibandingkan Sumatra dan Kalimantan, serta hampir tiga kali lipat dibandingkan Maluku dan Papua.

>>> Cara Cek Status Pencairan Bansos Tahap 3 Juli 2026 via Data BPS

Kondisi ini mengancam daya saing industri nasional di era ledakan AI. Tanpa talenta digital yang memadai, Indonesia berisiko kehilangan peluang besar dari pertumbuhan ekonomi digital global.