Ketua KPK: Masih Terlalu Dini Ambil Alih Kasus Eks Jampidsus Febrie
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menilai masih terlalu dini bagi pihaknya untuk mengambil alih penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi dan pencucian uang (TPPU) yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah.
Perkara itu semula ditangani penyidik gabungan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dan Kortas Tipidkor Polri, namun secara bertahap kini diserahkan ke Kejagung.
>>> Prancis Akui Kalah Segalanya dari Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026
"Saya kira terlalu dini, ya, itu kan masih berproses di Kejaksaan Agung," kata Setyo di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (14/7) dikutip dari Antara.
Ia menjelaskan penanganan perkara di Kejaksaan Agung masih berada pada tahap awal, termasuk pendalaman barang bukti dan dokumen.
Karena itu, KPK mempersilakan proses hukum berjalan terlebih dahulu.
"Prosesnya masih awal. Masih banyak koordinasi yang perlu dilakukan, termasuk pendalaman barang bukti dan dokumen.
Jadi, silakan proses itu berjalan terlebih dahulu," sambung pensiunan Polri dengan pangkat jenderal bintang tiga itu.
Usulan Mahfud MD dan Respons Komisi III
Usulan agar KPK mengambil alih perkara tersebut sebelumnya disampaikan Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia Mahfud MD melalui tayangan di kanal YouTube pribadinya yang diunggah pada Minggu (12/7).
Mantan menteri koordinator bidang politik, hukum, dan keamanan itu mempertanyakan pengalihan penanganan perkara dari Polri kepada Kejaksaan Agung.
Menurut dia, mekanisme penanganan perkara perlu diluruskan sehingga KPK dapat mengambil alih kasus tersebut.
>>> OJK Minta Insentif untuk ETF Emas ke Menko Airlangga
Menanggapi usulan itu, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengatakan KPK memiliki kewenangan mengambil alih penanganan perkara.
Update Terbaru
Spanyol Ukir Rekor Bersejarah usai Bekuk Prancis, Makin Dekat Kawinkan Gelar Euro dan Piala Dunia
Rabu / 15-07-2026, 11:20 WIB
Moncer di Moto3, Hakim Danish Banjir Minat dari Tim Moto2
Rabu / 15-07-2026, 11:20 WIB
Surveyor Sucofindo Tewas dalam Insiden Kapal Tenggelam di Perairan Siak
Rabu / 15-07-2026, 11:19 WIB
Kemendikdasmen dan Kemendagri Bahas Nasib Sekolah Minim Murid Baru
Rabu / 15-07-2026, 11:14 WIB
India Hapus Telur dari Menu MBG, Guru Khawatir Kehadiran Siswa Menurun
Rabu / 15-07-2026, 11:14 WIB
Prediksi Susunan Pemain Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Rabu / 15-07-2026, 11:14 WIB
Samsung Rilis Pembaruan Software untuk Galaxy Buds 3 Pro
Rabu / 15-07-2026, 11:14 WIB
Macron Beri Komentar Usai Prancis Gagal ke Final Piala Dunia 2026
Rabu / 15-07-2026, 11:14 WIB
WHO Peringatkan Kasus Kanker Bisa Hampir Dua Kali Lipat pada 2050
Rabu / 15-07-2026, 11:14 WIB
Sarwendah Siap All Out Hadapi Sidang Gugatan Hak Asuh Anak
Rabu / 15-07-2026, 11:14 WIB
Telegram Hadirkan Rich Text Editor, Komunitas, dan Pesan Bot Sementara
Rabu / 15-07-2026, 11:10 WIB
5 Koleksi Jam Tangan Dokter Tirta, Ada yang Dibeli Second
Rabu / 15-07-2026, 11:10 WIB
Suzuki New XL7 Alpha Hybrid Tampil Lebih Sporty dengan Eksterior Baru
Rabu / 15-07-2026, 11:09 WIB
Roy Suryo Ungkap Ancaman Berat dalam Kasus Ijazah Jokowi
Rabu / 15-07-2026, 11:08 WIB







