Di Bali, SD Negeri 3 Bukit di Karangasem hanya menerima dua siswa baru.

Wali kelas I Gusti Ayu Parianti mengatakan jumlah ini menurun dari tahun lalu yang empat siswa. Banyak warga merantau sehingga anak-anak sedikit.

Respons Pemerintah Daerah dan Pusat

Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta membuka opsi regrouping sekolah yang sepi peminat. Menurutnya, penggabungan bisa membuat fungsi satuan pendidikan lebih optimal.

Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Suwirta mengingatkan agar regrouping tidak terburu-buru.

Ia mencontohkan sekolah di Nusa Penida yang nyaris disatukan, namun kemudian kebanjiran siswa saat pariwisata melejit.

Di Bengkulu, Disdikbud Rejang Lebong memperpanjang waktu penerimaan siswa baru. Kepala Disdikbud Zakaria Efendi mengatakan masih banyak sekolah yang kekurangan pendaftar, terutama di pedesaan.

>>> Orang Tua Mulai Andalkan AI untuk Tentukan Jurusan Kuliah Anak

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berencana mengadakan rapat untuk membahas fenomena ini. Langkah konkret masih menunggu hasil evaluasi lebih lanjut.